KESAKSIAN Suporter Indonesia Fuad dan Yovan di Malaysia; Dicegat, Ditarik dari Taksi, dan Dipukuli

Dua orang pendukung Timnas Indonesia yang dikeroyok di Malaysia, memberikan kesaksian tentang peristiwa mencekam saat kerusuhan

Editor: Juang Naibaho
Wartakotalive.com/Rafsanzani Simanjorang
Fuad Naji, suporter Indonesia yang dikeroyok di Malaysia. 

Ia pun menyebutkan masih ada jadwal panggilan ke Malaysia untuk proses selanjutnya.

"Saya kurang tahu kapan, tapi ada. Tempat kerja saya juga sudah kasih waktu supaya saya beresin dulu masalah ini," ujarnya.

Bertemu Siwon Super Junior di Korea, Nagita Slavina Bikin Fans Baper

Minta Maaf Face to Face

Sementara itu, Komisi X DPR RI meminta kepada Pemerintah Malaysia untuk terus mengawal proses hukum pelaku penganiayaan terhadap suporter timnas Indonesia.

Selain mengawal kasus hukum, Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda berharap pemerintah Malaysia meminta maaf secara terbuka kepada Pemerintah Indonesia.

"Kita akan pantau terus, kita akan lihat itikad baik dari pemerintah Malaysia. Kalau penanganannya tidak objektif, kita akan tuntut ini diselesaikan dengan baik,” kata Huda, Selasa (26/11/2019).

Masyarakat Indonesia, kata Huda, sangat menunggu dan terus memantau terhadap penyelesaian kasus penganiayaan suporter Indonesia.

Huda menilai permintaan maaf yang disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq melalui twitter merupakan cara yang tidak tepat.

”Menyangkut tragedi kekerasan terhadap suporter di Malaysia, tidak etis kalau permintaan maaf itu disampaikan lewat Twitter. Kita menuntut supaya Pemerintah Malaysia mengajukan permintaan maaf secara terbuka, face to face kepada pemerintah kita,” tuturnya.

Di sisi lain, Komisi X juga akan menindaklanjuti keinginan para suporter merevisi UU Sistem Keolahragaan Nasional yang bisa melindungi para suporter.

”Kami diminta mengajukan UU baru atau revisi UU. Dari 11 RUU yang kami ajukan, di dalamnya kami akan revisi UU Sistem Keolahragaan Nasional,” imbuhnya.

Pendiri Lippo Group Mochtar Riady Bicara OVO: Kami Bakar Duit Terus di OVO, Bagaimana Kita Kuat

Senada dengan Huda, anggota Komisi X, Muhammad Khadafi mengatakan pihaknya akan melakukan rapat dengan PSSI agar permasalahan suporter bisa dicarikan solusi secara bersama.

”Ini jumlah korban semakin banyak. Berarti ada permalahan yang harus diselesikan. Apalagi 2021 kita menjadi tuan rumah Piala Dunia U-21. Bagaimana Indonesia nyaman sebagai tuan rumah dan negara-negara lain punya kesan bagi Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia Ignatius Indro mengatakan sejak 2016, jumlah suporter Timnas Indonesia yang meninggal dunia mencapai 17 orang.

Selama ini, kata dia, belum ada perhatian khusus dari berbagai pihak terhadap masalah yang dialami suporter.

Sumber: Warta kota
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved