Marwan Batubara Dicecar Arya Sinulingga selepas Imbau Ahok Mundur dari Komut Pertamina
Lebih lanjut, Arya kembali mengimbau Marwan Batubara untuk tak berhalusinasi dalam menyampaikan pendapat.
Lantas, Marwan menganggap KPK selama ini memperlakukan Ahok secara istimewa.
"Nah, Pak Ahok ini sudah mendapatkan keistimewaan dari KPK, dia dilindungi dari kasus korupsinya lalu dikampanyekan sebagai orang baik, punya integritas," jelas Marwan.
"Saya kira ini tidak bener, saya tidak mau itu, mimimal bagi saya lah, saya tidak bisa menerima itu."
Namun, pendapat Marwan ini langsung dibantah oleh Arya Sinulingga.
"Kasus yang disebut tadi sama Bang Marwan Batubara ini adalah kasus yang masuk KPK," jelas Arya.
"KPK yang mengatakan tidak diteruskan, kita kan tahu KPK ini sangat independen," imbuhnya.
Lantas, Arya menyinggung soal sejumlah menteri Jokowi yang tertangkap oleh KPK.
"Menterinya Pak Jokowi kemarin berapa orang yang ditangkap?," tanya Arya.
"Artinya menterinya Pak Jokowi aja ditangkap, ditersangkakan, apalagi seorang Ahok? Siapa sih Ahok sampai KPK enggak berani seperti kata Bang Marwan tadi?," sambungnya.
Arya mengimbau Marwan Batubara untuk tak meragukan kinerja KPK sebagai lembaga antirasuah.
"Jangan nanti kita untuk hal-hal tertentu kita katakan KPK ini hebat, tapi kasus ini 'Ah udah dibeli dia'," ungkap Arya.
"Lah ini mana? Kita konsisten saja, KPK jelas-jelas mengatakan ini tidak ada korupsinya."
Lantas, Arya menyebut Marwan Batubara berhalusinasi dalam mengutarakan pendapat.
"Mereka tidak meneruskan kasusnya, tadi semua yang dikatakan oleh Bang Marwan itu adalah halusinasinya Bang Marwan," kata Arya.
Pendapat Arya itu pun memancing tepuk tangan penonton acara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/adu-argumen-marwan-batubara-dan-arya-sinulingga-soal-ahok.jpg)