Kuota Rumah Subsidi Ditambah 20 Ribu Unit, Pengembang Perumahan di Sumut Gelar Syukuran
Rumah murah bersubsidi menjadi solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam mencari rumah idaman.
TRIBUN-MEDAN.com-Para pengembang perumahan yang tergabung dalam DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sumut (Sumatera Utara) menggadakan syukuran penempatan kantor baru sekaligus HUT APERSI ke-21 di Komplek MMTC, Medan, Jumat (21/9/2019).
Rumah murah bersubsidi menjadi solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam mencari rumah idaman di tengah pertumbuhan sektor properti yang melaju pesat. Meski begitu beberapa bulan terakhir ini, kuota rumah subsidi untuk MBR sudah habis.
"Alhamdulillah, kita buatkan syukuran pas hari Jumat dan bertepatan juga kuota rumah subsidi hari ini ditandatangani oleh Menteri Keuangan, Alhamdulillah mungkin kedepan, DPD APERSI Sumut bisa lebih melayani lagi masyarakat penghasilan rendah untuk mendapatkan rumah yang layak huni," ujar Ketua DPD APERSI Sumut, H. Irwansyah Putra didampingi, Sekretaris H. M. Yulius Bendahara Yanti Nabila dan Ketua Panitia, Abdul Muksin.
Diakui Irwansyah, penambahan kuota ini sejumlah 20 ribu unit, dan dengan anggaran lebih kurang Rp 2 triliun.
"Jadi kapasitas produksi di Sumut antara 10 ribu hingga 15 ribu unit tetapi di tahun 2019 kemaren kita baru 8 ribu unit dan kuotanya sudah habis dan hari ini angin segar bagi teman-teman khususnya pengembang rumah subsidi karena kuota, Insya Allah minggu depan sudah ada dan bisa jalan," ungkapnya.
Ia menjelaskan kantor baru APERSI Sumut yang berlokasi di Komplek MMTC, Medan ini sebagai upaya untuk bersilahturahmi dengan para pengembang atau developer yang ada di Sumut khususnya APERSI dan REI (Real Estate Indonesia) Sumut.
"Kami pilih lokasi kantor di MMTC ini karena kebetulan rumah pengembang MBR saat ini paling banyak itu di daerah Deliserdang, dan kita ingin mendekatkan kantor APERSI dengan anggotanya," tambahnya.
Adapun pelayanan yang diberikan di Kantor APERSI ini yakni memfasilitasi semua keluhan anggota APERSI. Selain itu juga, para konsumen juga bisa bertanya tentang rumah MBR, rumah subsidi, serta cara kredit.
"Insya Allah ada teman-teman yang bisa melayani kalau ada butuh rumah MBR, konsumen juga bisa datang kesini. Disini kumpulnya para developer dan produser rumah," kata Irwansyah.
HUT APERSI ke-21ini juga dimeriahkan dengan potong nasi tumpeng dari Ketua DPP APERSI, H. Junaidi Abdilla, SE, MM, penguntingan pita di kantor baru, serta menyantuni anak yatim dan tausiah.
"Saat ini anggota APERSI Sumut sebanyak 230. Untuk harga rumah MBR itu Rp 140 juta dan pada tahun depan sudah naik menjadi Rp 150 juta ketetapannya dari pemerintah," ucapnya.
Ia menjelaskan harga tersebut sudah ditetapkan pemerintah, tak hanya harga, kualitas bangunan juga ditetapkan pemerintah, besar bangunan juga ditetapkan pemerintah, dan luas kavling juga ditetapkan pemerintah.
"Maksimal kredit juga ditetapkan pemerintah, downpayment (DP) antara satu hingga lima persen dari harga jual. Saya berharap dengan adanya kantor baru ini teman teman bisa lebih eksis lagi, kita bisa produksi lebih banyak lagi agar lebih banyak lagi masyarakat bisa terbantu," ujar Irwansyah.
(nat/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/aspersi_sumut.jpg)