Tak Diberi Rokok, Dua Pemuda Tega Bakar Teman Hidup-hidup

Dua pemuda di Semarang tega membakar temannya sendiri hanya karena tak diberi rokok. Korban disiram bensin lalu dibakar hidup-hidup

Editor: Juang Naibaho
iStock
Ilustrasi 

Tak Diberi Rokok, Dua Pemuda Tega Bakar Teman Hidup-hidup

TRIBUN-MEDAN.com - Dua pemuda di Semarang tega membakar temannya sendiri hanya karena tak diberi rokok.

Korban Widodo (40), warga Kepil, Wonosobo, disiram bensin lalu dibakar hidup-hidup.

Kedua pelaku yakni Suka Adi alias Gombloh (27) dan Bayu Angga alias Gembel (26).

Keduan sempat buron, namun akhirnya berhasil diringkus pada akhir Oktober lalu.

Dikutip dari Kompas.com, awalnya Gombloh dan Gembel meminta rokok kepada Widodo.

Namun Widodo mengaku tak memiliki rokok.

Ia pun diminta untuk membeli ke sebuah warung.

Namun, rupanya warung yang dituju Widodo tutup.

Widodo pun kembali kepada Gombloh dan Gembel dengan tangan kosong.

Gagal Terbang saat Mudik Lebaran, Staf Khusus Anies Baswedan Gugat Lion Air Rp 100 M

Laporkan Novel Baswedan soal Rekayasa Serangan Air Keras, Inilah Sosok Politisi PDI-P Dewi Tanjung

Bupati Nikson Nababan: Proyek Patung Yesus Siatasbarita tak Bisa Dilanjutkan

Mengetahui Widodo kembali tanpa membawa rokok, Gombloh naik pitam.

Gombloh lalu menyiramkan bensin ke tubuh korban.

Sementara Gembel mengambil korek dan langsung menyalakannya sehingga membuat celana yang dikenakan Widodo terbakar.

Peristiwa penganiayaan itu dibenarkan oleh Kapolsek Gayamsari, Kompol Warijan.

Saat ini dua pelaku, Gombloh dan Gembel telah diamankan di Mapolsek Gayamsari.

Keduanya dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Barang bukti yang disita satu buah jaket berwarna biru dalam kondisi bekas terbakar.

Misteri Mayat di Bawah Musala, Ibu dan Anak Saling Tuduh Pelaku Pembunuhan, Ini Penjelasan Warga

VIRAL Sejoli yang Berpacaran 8 Tahun Akhirnya Menikah, Sediakan Amplop Khusus untuk TTM dan Mantan

Kronologi kejadian

Kapolsek Gayamsari, Kompol Warijan mengatakan peristiwa itu terjadi pada 21 Juni 2019 sekira pukul 02.00 WIB di depan Gudang Bambo Jalan Kaligawe Raya, Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.

Saat itu korban hendak berangkat kerja.

Tepat di depan gudang, Gombloh dan rekan-rekannya sedang berpesta minuman keras dan bakar ikan.

Lalu saat melintas di depan gudang, tiba-tiba Gombloh memanggil korban untuk meminta rokok.

Namun, korban mengaku tidak punya rokok dan akhirnya terpaksa mencarikan rokok di warung.

Tetapi, warung yang dituju korban tutup.

Korban pun kembali ke tempat Gombloh tanpa membawa rokok.

"Mereka (antara korban dan pelaku) sudah saling kenal karena berteman," kata Kompol Warijan, Rabu (6/11/2019) dikutip dari Kompas.com.

Mengetahui Widodo kembali dengan tangan kosong, Gombloh emosi.

Ia langsung memukul korban pada bagian kepala sebanyak lima kali, dan menendang bagian perut sebanyak satu kali.

LIGA Europa Malam Ini: Manchester United, FC Porto, AS Roma, Lazio dan PSV Eindhoven Bertanding

Pengakuan Bupati Bawa Senjata Api Mirip Pistol Gaya-gayaan, Ini Kata Kapolres AKBP Dasmin Ginting

"Selanjutnya, karena emosi Gombloh mengambil bensin dan menyiramkannya pada tubuh korban," tutur Warijan.

"Sementara Gembel mengambil korek gas dan langsung menyalakannya sehingga membakar celana korban," katanya.

Kemudian api menyambar seluruh tubuh korban.

Korban pun berteriak kesakitan dan akhirnya menceburkan diri ke sungai di sekitar lokasi untuk memadamkan api.

Setelah itu korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

Korban mendapatkan penanganan medis selama hampir dua minggu dari RS Sultan Agung Semarang akibat terkena luka bakar.

Berdasarkan penuturan Warijan, setelah mendapat penanganan medis, barulah korban melaporkan peritiwa tersebut.

"Korban baru melapor setelah sembuh," kata Warijan.

Mendapat laporan dari korban, polisi langsung melakukan penyelidikan.

"Polisi kemudian melakukan penyelidikan selama hampir dua bulan karena dua pelaku statusnya buron. Akhirnya kami berhasil menangkap pelaku pada akhir Oktober 2019," kata Warijan.

Satu Lagi Tersangka Pembunuh Aktivis di Labuhanbatu Tertangkap, Bersembunyi di Humbahas

Warijan menjelaskan kondisi korban saat ini sudah membaik dan aktivitas kerja seperti biasa.

Namun, didapati masih ada bekas luka bakar pada tubuhnya.

Kini kedua pelaku tengah di tahan di Mapolsek Gayamsari menunggu proses sidang.

(TribunJakarta/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Perkara Tak Bawa Rokok, 2 Pria di Semarang Nekat Bakar Temannya Sendiri, Begini Kronologisnya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved