Misteri Mayat di Bawah Musala, Ibu dan Anak Saling Tuduh Pelaku Pembunuhan, Ini Penjelasan Warga

Setelah jasad Surono ditemukan di bawah musala di dalam rumahnya sendiri, misteri kematiannya makin runyam. Istri dan anaknya saling tuduh

Editor: Juang Naibaho
Surabaya.tribunnews.com/Sri Wahyunik
Misteri Mayat di Bawah Musala, Ibu dan Anak Saling Tuduh Pelaku Pembunuhan, Ini Penjelasan Warga 

Misteri Mayat di Bawah Musala, Ibu dan Anak Saling Tuduh Pelaku Pembunuhan, Ini Penjelasan Warga

TRIBUN-MEDAN.com - Aparat kepolisian masih mendalami kasus pembunuhan Surono, warga Dusun Juroju, Desa Sumbersalak, Jember, yang jasadnya dicor di bawah lantai musala sekitar Mei 2019 lalu.

Kasus ini masih menjadi misteri lantaran jasad Surono baru ditemukan pada Senin (4/11/2019) kemarin, setelah enam atau tujuh bulan keberadaan korban tak diketahui oleh warga.

Pun setelah jasad Surono berhasil ditemukan di bawah musala di dalam rumahnya sendiri, misteri kematian Surono makin runyam.

Pasalnya, istri korban yakni Busani dan anak mereka bernama Bahar, kini justru saling tuduh sebagai pelaku pembunuhan.

Busani menyebut suaminya dibunuh oleh Bahar. Sebaliknya, Bahar menuding ibunya yang membunuh Surono.

Di balik saling tuduh itu, warga setempat meyakini keluarga dekat Surono Busani, Bahar serta seorang berinisial Jm yang saat ini berstatus suami siri Busani, mengetahui detail peristiwa pembunuhan tersebut.

Kecurigaan warga semakin menguat ketika menanyakan nomor ponsel Surono, namun tidak diberikan oleh istri maupun anaknya.

Berikut kisah dari tetangga Surono bernama Misli, yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun Juroju.

Pada Mei 2019, Surono tiba-tiba menghilang begitu saja.

Selama tujuh bulan lamanya pula, saudara Surono dan tetangga tidak tahu keberadaannya.

Bukan berarti tetangga, dan saudara (selain keluarga inti - istri dan anak) tidak mencarinya.

Misli mengaku sudah pernah bertanya kepada Bahar tentang keberadaan Surono.

"Saya sudah pernah tanya kepada anaknya Pak Surono (Bh/Bahar). Seingat saya tanya di awal bulan Mei," kata Misli.

"Karena bulan empat (April), masih ketemu dia (Surono)," sambungnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved