Laporkan Novel Baswedan soal Rekayasa Serangan Air Keras, Inilah Sosok Politisi PDI-P Dewi Tanjung

Nama politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Dewi Tanjung kembali menjadi perbicangan.

Editor: Juang Naibaho
KOMPAS.com/Vitorio Mantalean
Laporkan Novel Baswedan soal Rekayasa Serangan Air Keras, Inilah Sosok Politisi PDI-P Dewi Tanjung FOTO: Politikus PDI-P Dewi Tanjung di Polda Metro Jaya, Selasa (14/5/2019). 

Laporkan Novel Baswedan soal Rekayasa Serangan Air Keras, Inilah Sosok Politikus Dewi Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com - Nama politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Dewi Tanjung kembali menjadi perbicangan.

Dewi Tanjung melaporkan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya, Rabu (6/11/2019).

Novel Baswedan dilaporkan melakukan penyebaran berita bohong melalui media elektronik.

Menurut Dewi Tanjung, penyidik KPK itu telah merekayasa peristiwa penyiaraman air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017 silam.

"Ada beberapa hal janggal dari semua hal yang dialami, dari rekaman CCTV, bentuk luka, perban, dan kepala yang diperban. Tapi, tiba-tiba malah mata yang buta," kata Dewi Tanjung.

Ia menganggap reaksi Novel saat disiram air keras tak seperti korban terkena siraman air keras.

Siapa sosok Dewi Tanjung?

VIRAL Kisah #LayanganPutus, Selebgram Lola Diara Berang Dikait-kaitkan, Simak Fakta-faktanya

Bupati Nikson Nababan: Proyek Patung Yesus Siatasbarita tak Bisa Dilanjutkan

KINI Pengguna WhatsApp Bisa Tolak atau Terima Masuk Grup, Begini Caranya

Wanita kelahiran Padang, 15 Januari 1980 tersebut memiliki nama lengkap Hj S Dewi Ambarwati.

Ia tercatat sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat V pada Pemilu 2019 lalu.

Namun, Dewi tak lolos ke Senayan karena hanya meraup 7.311 suara.

Ia kalah dari pesaingnya, Adian Napitupulu yang memperoleh suara sebanyak 80.228.

Sering Lapor Polisi

Bukan kali ini saja Dewi melakukan pelaporan ke polisi.

Pada April 2019 lalu, Dewi melaporkan Eggy Sudjana atas dugaan makar dan penyebaran ujaran melalui media elektronik.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved