Tak Diberi Rokok, Dua Pemuda Tega Bakar Teman Hidup-hidup
Dua pemuda di Semarang tega membakar temannya sendiri hanya karena tak diberi rokok. Korban disiram bensin lalu dibakar hidup-hidup
Keduanya dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.
Barang bukti yang disita satu buah jaket berwarna biru dalam kondisi bekas terbakar.
• Misteri Mayat di Bawah Musala, Ibu dan Anak Saling Tuduh Pelaku Pembunuhan, Ini Penjelasan Warga
• VIRAL Sejoli yang Berpacaran 8 Tahun Akhirnya Menikah, Sediakan Amplop Khusus untuk TTM dan Mantan
Kronologi kejadian
Kapolsek Gayamsari, Kompol Warijan mengatakan peristiwa itu terjadi pada 21 Juni 2019 sekira pukul 02.00 WIB di depan Gudang Bambo Jalan Kaligawe Raya, Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.
Saat itu korban hendak berangkat kerja.
Tepat di depan gudang, Gombloh dan rekan-rekannya sedang berpesta minuman keras dan bakar ikan.
Lalu saat melintas di depan gudang, tiba-tiba Gombloh memanggil korban untuk meminta rokok.
Namun, korban mengaku tidak punya rokok dan akhirnya terpaksa mencarikan rokok di warung.
Tetapi, warung yang dituju korban tutup.
Korban pun kembali ke tempat Gombloh tanpa membawa rokok.
"Mereka (antara korban dan pelaku) sudah saling kenal karena berteman," kata Kompol Warijan, Rabu (6/11/2019) dikutip dari Kompas.com.
Mengetahui Widodo kembali dengan tangan kosong, Gombloh emosi.
Ia langsung memukul korban pada bagian kepala sebanyak lima kali, dan menendang bagian perut sebanyak satu kali.
• LIGA Europa Malam Ini: Manchester United, FC Porto, AS Roma, Lazio dan PSV Eindhoven Bertanding
• Pengakuan Bupati Bawa Senjata Api Mirip Pistol Gaya-gayaan, Ini Kata Kapolres AKBP Dasmin Ginting
"Selanjutnya, karena emosi Gombloh mengambil bensin dan menyiramkannya pada tubuh korban," tutur Warijan.
"Sementara Gembel mengambil korek gas dan langsung menyalakannya sehingga membakar celana korban," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-bakar-diri.jpg)