Fakta-fakta Sejumlah Prajurit TNI Gemuk hingga Polri Digembleng, Ini Pesan Pangdam MS Fadhilah

Sejumlah Anggota TNI digembleng karena terlalu gemuk. Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah menyarankan

Editor: AbdiTumanggor
ISTIMEWA
Prajurit TNI dan Polri yang kegemukan hingga digembleng untuk mengembalikan tubuh ideal 

"Kebugaran itu hasilnya sangat identik sekali dengan berat badan. Salah satu tolak ukurnya adalah berat badan. Kalau dia berat badannya melebihi normal tentu dia yang akan kesulitan untuk menjalani tes-tes," sambungnya.

Dijelaskan MS Fadhilah bisa saja nilainya mungkin rendah. Tentu kalau nilainya dibawah ketentuan maka dia tidak lulus.

Kalau dia nilainya sampai 80 itu bagus atau bahkan 90 itu termasuk kategori istimewa.

Bentuk latihan bagi prajurit yang ukuran badan tidak ideal, tentu ada program.

Seperti program di Kodam untuk mereka melakukan latihan-latihan yang mengarah kebugaran agar berat badan menjadi turun.

"Kita punya alat fitnes di Kodam dan fasilitas olahraga dan sarana serta pelatih. Tinggal mereka mau tidak. Apalagi sekarang bapak KSAD memberikan alat fitnes kepada semua batalyon semua satuan operasional di kasih," ujarnya.

Untuk jumlah prajurit yang berat bada tidak ideal, MS Fadhilah menyebut itu relatif tidak bisa disamakan. Karena di Kodam misalnya ada yang berat badan tidak ideal dia ikuti program. Karena kalau dia tidak mau dia sendiri yang rugi.

"Karena setiap tahun ada periodik tes kebugaran atau kalau dia sudah waktunya ikut kenaikan pangkat atau pindah golongan. Kalau tidak lulus dia yang rugi. Tapi semua dengan kesadaran karena mereka butuh untuk kesehatan tubuh," jelas MS Fadhilah. (*)

/////

Hukuman bagi Puluhan Polisi Gendut, Digembleng di SPN hingga Masuk Kamp Penghancuran Perut Buncit  

Sebelumnya di Polda Jatim berusaha  mengembalikan bentuk tubuh ideal 50 anggota polisi yang bertubuh gemuk di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto Jatim.

Mereka akan menjalani serangkaian program fisik maupun psikis yang dicanangkan oleh instruktur pelatihan.

Pelatihan kebugaran fisik itu dinamai oleh Polda Jatim sebagai program penurunan indeks massa tubuh.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, program tersebut ditujukan bagi personel yang berat badannya dikategorikan obesitas (overweight).

“Ya idealnya mencapai berat badan ideal 70 kilogram lah,” katanya saat ditemui awak media di Mapolda Jatim, Jumat (19/7/2019).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved