Fakta-fakta Sejumlah Prajurit TNI Gemuk hingga Polri Digembleng, Ini Pesan Pangdam MS Fadhilah

Sejumlah Anggota TNI digembleng karena terlalu gemuk. Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah menyarankan

Editor: AbdiTumanggor
ISTIMEWA
Prajurit TNI dan Polri yang kegemukan hingga digembleng untuk mengembalikan tubuh ideal 

Sejumlah Anggota TNI digembleng karena terlalu gemuk. Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah menyarankan agar para prajurit menjaga pola makan dengan memilih makanan yang bergizi.

Bukan hanya untuk prajurit TNI, Sebelumnya juga diberikan Hukuman bagi Puluhan Polisi Gendut, Digembleng di SPN hingga Masuk Kamp Penghancuran Perut Buncit .

////

TRIBUN-MEDAN.com Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah memberikan pengarahan kepada prajurit LLA (Luar Limit Atas) yang memiliki postur tubuh gemuk yang melebihi ideal standart seorang Prajurit TNI AD, di lapangan Hitam Makodam I/BB pada Selasa, (29/10/2019).

Pangdam MS Fadhilah meminta agar prajurit yang kegemukan semangat mengikuti pembinaan fisik.

Pesan ini disampaikannya kepada para peserta pembinaan di Lapangan Hitam Makodam I/BB pada Selasa, (29/10/2019).

Pangdam I mengajak para prajurit untuk mendapatkan postur tubuh yang ideal.

"Karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, sehingga di dalam menjalankan tugas sehari-hari agar lebih baik," katanya.

Pangdam juga menyarankan agar para prajurit menjaga pola makan dengan memilih makanan yang bergizi.

Prajurit peserta pembinaan fisik mendengarkan arahan instruktur.
Prajurit peserta pembinaan fisik mendengarkan arahan instruktur. (HO)

"Agar tubuh kita seimbang dengan kegiatan fisik yang dilaksanakan," ujarnya.

"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kalian bisa memiliki kembali postur tubuh yang ideal dan sehat."

"Kita harap dalam melaksanakan tugas, anggota bisa lebih baik dan semangat dalam pengabdian kepada Bangsa dan Negara yang kita cintai ini," pungkas MS Fadhilah.

MS Fadhilah mengatakan prajurit punya definisi tugas-tugas yang khas menuntut kesiapan dan kesigapan untuk pekerjaan dan tugas.

Sehingga dia untuk mencapai tugas-tugas itu tentu ada kriteria-kriteria tertentu untuk menjaga kebugaran.

"Dalam kondisi normal sehari-hari itu, memang kita ada secara periodik seorang prajurit itu dilakukan evaluasi untuk mengukur tingkat kebugaran. Per 6 bulan ada tes kebugaran untuk prajurit," kata MS Fadhilah, Selasa (29/10/2019) malam.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved