Anwar Congo Penjagal PKI dari Medan Meninggal Dunia
Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah beserta artis Sultan Djorghi tampak hadir di masjid tempat di salatkan-nya almarhum.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid |
TRIBUN-MEDAN.com - Anwar Congo, warga Medan yang terkenal setelah menjadi tokoh utama dalam film The Act of Killing (Jagal) meninggal dunia, Jumat (25/10/2019) pukul 14.10 WIB.
Anwar Congo meninggal pada usia 78 tahun di Rumah Sakit Madani.
Di rumah duka yang berada di Jalan Sutrisno, Gang Sehati, Kecamatan Medan Area, para kerabat, saudara, dan tetangga memenuhi rumah duka.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah beserta artis Sultan Djorghi tampak hadir di masjid tempat di salatkan-nya almarhum.
Anwar Congo dimakamkan di tengah hujan rintik-rintik.
Bendahara BKM Masjid Al Muchlisin yang juga merupakan tetangga almarhum Muhammad Rasyid Lubis menjelaskan, Almarhum Anwar semasa hidup bergaul dengan masyarakat.
"Sebagai orang tua di kampung ini salah satunya, bergaul, mengayomi kami di sini, di masjid, dan menata taman-taman, yang inilah yang ada sekarang ini, bunga-bunga ini dia semua ini. Cukup aktif almarhum," ucap Rasyid, Sabtu (26/10/2019).
Menurut Rasyid, almarhum merupakan tokoh di organisasi Pemuda Pancasila (PP).
"Sesepuhlah, dan udah termasuk yang paling tua mungkin bersama Pak Yan Paruhum Lubis di Medan Petisah.
Setahu saya, sejak muda almarhum sudah berkecimpung di Pemuda Pancasila," ucap Rasyid.
Istri mendiang, Salma Miftah Salim mengatakan sang suami seperti tahu masa hidupnya di dunia akan segera berakhir.
"Bapak sering ucapkan terimakasih sama saya dalam hal apapun.
Misalnya pas saya kasih minum.
Nanti dia bilang terimakasih ya.
Biasanya enggak pernah dia gitu.