PNS Tewas Dicor Semen, Pelaku Rekan Sekantor Dibantu Dua Pembunuh Bayaran, Ini Pengakuan Pelaku
PNS Tewas Dicor Semen, Pelaku Rekan Sekantor Dibantu Dua Pembunuh Bayaran, Ini Pengakuan Pelaku
Setelah itu, jenazah korban sedang menjalani visum di RS Bhayangkara Palembang.
Saat ditemukan Heriyanto kakak Apriyanita turut menggali jasad adiknya.
“Saya yakin itu adik saya. Dari batin juga saya yakin itu adik saya,” katanya di RS Bhayangkara Palembang.
Heriyanto meyakini jasad itu adalah adiknya dari pakaian korban yang terakhir kali dikenakan.
Saat ditemui di Unit 1 Subdit III Jatanras Mapolda Sumsel, tersangka Yudi Tama Redianto (41) mengaku tega membunuh korban lantaran tak tahan terus ditagih hutang oleh korban.
"Hutang itu berawal dari tanggal 26 Agustus 2019.
Saat itu saya menawari ada lelang mobil di Jakarta. Mobil jenis Innova 2016.
Harganya Rp.145 juta," ujar Yudi.
Namun bukannya dibelikan mobil, uang tersebut justru dihabiskan tersangka untuk berfoya-foya.
Sementara korban terus menagih agar uangnya dikembalikan.
"Mobilnya tidak ada," ujar Yudi.
Dari total Rp.145 juta, tersangka mengaku sempat mengembalikan uang sebesar Rp 50 juta secara berangsur ke korban.
Puncaknya pada 8 Oktober 2019, korban kembali menagih uangnya.
Kali ini korban meminta uang sebesar Rp 35 juta.
Sedangkan tersangka mengaku hanya memiliki uang sebesar Rp 15 juta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pembunuh-pns-dicor.jpg)