Reaksi Keras Media dan Pengamat Asing setelah Prabowo Menjabat Menteri Pertahanan
Prabowo sendiri pernah ditolak masuk Amerika Serikat pada 2014 setelah dicantumkan dalam daftar hitam karena latar belakang pelanggaran HAM.
"Kalau kita jadikan pegangan, pandangan-pandangan (Prabowo) selama kampanye 2014 dan 2019 (tentang pertahanan), itu nggak nyambung dan malah jadi bahaya," katanya.

Ia pun mengkhawatirkan mekanisme pengawasan penggunaan anggaran tersebut jika anggaran tersebut dinaikkan.
Haripin mengatakan keputusan Jokowi memutuskan untuk memilih Prabowo sebagai menteri pertahanan terlihat sebagai pertimbangan politik semata.
"Itu agak disayangkan, kok kelihatannya pertimbangan politik jadi panglima betul, dibandingkan keamanan nasional dan demokrasi secara umum?" ujarnya.
Meski begitu, Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono mengatakan Prabowo akan melihat kondisi perekonomian Indonesia sebelum memutuskan untuk menaikkan anggaran pertahanan.
"Semua bergantung pada keamanan ekonomi 2020, apakah sektor penerimaan negara mampu meningkatkan anggaran pertahanan dan keamanan. Semua belum bisa diprediksi," katanya.
Reaksi Keras Media dan Pengamat Asing setelah Prabowo Menjabat Menteri Pertahanan
Artikel ini sudah tayang di bbc news indonesia berjudul: Jokowi angkat Prabowo jadi Menhan: Dari musuh ke koalisi, langkah yang menjadi 'hari gelap' HAM dan 'turunkan' nilai demokrasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/prabowo-masuk-daftar-cekal-amerika1.jpg)