Prabowo Masuk Daftar Cekal Amerika Serikat, Akankah Dicabut setelah Resmi jabat Menteri Pertahanan?

Amerika memasukkannya dalam daftar hitam karena menilai Prabowo punya latar belakang pelanggaran HAM.

Editor: Tariden Turnip
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Prabowo Masuk Daftar Cekal Amerika Serikat, Akankah Dicabut setelah Resmi jabat Menteri Pertahanan. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto 

Pihaknya pun, kata Arief, akan melakukan lobi ke Kongres AS jika diperlukan untuk meminta penghapusan larangan itu.

Di sisi lain, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) memandang masuknya Prabowo ke kabinet adalah kemunduran demokrasi.

"Itu menujukkan pemilihan kabinet tidak diikuti pertimbangan mengenai HAM," ujar Kepala Riset Penelitian Kontras Rivanlee Anandar.

Ia mengatakan penunjukkan Prabowo sebagai menteri bisa memperburuk keadaan penegakkan HAM karena posisinya yang strategis dengan TNI.

"Tanpa Prabowo saja kami sudah sangsi (masalah pelanggaran HAM akan selesai), apalagi dengan Prabowo," pungkasnya.

Prabowo Masuk Daftar Cekal Amerika Serikat, Akankah Dicabut setelah Resmi jabat Menteri Pertahanan 

Artikel ini dikompilasi dari Kompas.com dengan judul "Prabowo: Saya akan Belajar Dulu Situasi Terakhir...",  dari bbc news indonesia berjudul: Kabinet Jokowi: Prabowo jadi menteri pertahanan, pengamat militer: Pandangannya 'bahaya'

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved