BATAL Jadi Menteri, Fakta Bupati Cantik Eugenia Paruntu, Harta Kekayaan hingga Kasus Korupsi Bowo

BATAL Jadi Menteri, Fakta Bupati Cantik Eugenia Paruntu, Harta Kekayaan hingga Kasus Korupsi Bowo

Editor: Salomo Tarigan
KOMPAS.com/Ihsanuddin
BATAL Jadi Menteri, Fakta Bupati Cantik Eugenia Paruntu, Harta Kekayaan hingga Kasus Korupsi Bowo 

Setelah berjam-jam di dalam Istana dan bertemu dengan Airlangga Hartarto, Tetty Paruntu akhirnya pulang lewat pintu lain di Istana. Bukan lewat pintu seperti awal kedatangan di Istana.

Pihak Istana menyebut Tetty Paruntu datang ke Istana tanpa undangan.

Pasca kehebohan itu, Tetty Paruntu akhirnya angkat bicara dan membeberkan kronologi kemunculannya di Istana Kepresidenan pada Senin kemarin.

Berikut hasil wawancara khusus Ketua Dewan Kehormatan PWI Ilham Bintang dengan Tetty Paruntu, ditulis untuk Wartakotalive.com.

Tetty Paruntu merapat ke Istana Kepresidenan untuk menghadap Presiden Joko Widodo, Senin (21/10/2019) pagi.

Ia mengaku kedatangan itu sesuai panggilan mantan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Minggu (20/10) pukul 22.27 WIB via WhatsApp.

Baca: Detik-detik Paspampres Menarik Baju Gibran Rakabuming, Begini Reaksi Jokowi dan Paspampres Lainnya

Baca: GEGER, Setelah Sumur di Ambon Mendidih, Ditemukan Ikan Bertuliskan Ambon dan Maluku di Badannya

Pratikno diketahui juga datang ke Istana pada Senin siang.

Tetty Paruntu tiba di Istana pukul 10.00 WIB. Ia menjadi sosok kedua yang datang ke Istana pakai kemeja putih lengan panjang, setelah Mahfud MD.

Sesuai petunjuk Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Tetty diminta berkordinasi dengan Kepala Biro Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin untuk mendapat akses masuk Istana.

Hari itu agenda Presiden menerima dan berkenalan dengan calon anggota kabinetnya.

Setelah menunggu di ruang tamu satu jam lebih, sekitar pukul 11.30 WIB protokol Istana menemuinya.

Tetty Paruntu terlebih dahulu diminta mengisi formulir dan menandarangani “Pakta Integritas” yang berisi beberapa hal.

“Pertama, tidak tersangkut kasus hukum. Kedua, kewarganegaraannya tidak berstatus ganda (dwikewarganegaraan). Itu antara lain. Semua pertanyaannya saya jawab. Dan, tandatangani,” ungkap Tetty Paruntu dalam wawancara khusus dengan Ilham Bintang, Senin (21/10) malam.

Setelah itu Tetty pindah tempat menunggu di lounge Istana.

Tidak berapa lama, Pratikno menemuinya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved