BATAL Jadi Menteri, Fakta Bupati Cantik Eugenia Paruntu, Harta Kekayaan hingga Kasus Korupsi Bowo

BATAL Jadi Menteri, Fakta Bupati Cantik Eugenia Paruntu, Harta Kekayaan hingga Kasus Korupsi Bowo

Editor: Salomo Tarigan
KOMPAS.com/Ihsanuddin
BATAL Jadi Menteri, Fakta Bupati Cantik Eugenia Paruntu, Harta Kekayaan hingga Kasus Korupsi Bowo 

BATAL Jadi Menteri, Fakta Bupati Cantik Eugenia Paruntu, Harta Kekayaan hingga Kasus Korupsi Bowo

TRIBUN-MEDAN.com - BATAL Jadi Menteri, Fakta Bupati Cantik Eugenia Paruntu, Harta Kekayaan hingga Kasus Korupsi Bowo

//

Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu sempat terlihat merapat ke Istana, Senin (21/20/2019).

Baca: MENTERI SUSI Pudjiastuti & Tagar #WeWantSusi Trending Topic, Susi Belum Dipanggil ke Istana

Baca: HASIL LENGKAP Liga Champions: Juventus 2-1 Lokomotiv, Real Madrid, Bayern Muenchen & M City Menang

BATAL Jadi Menteri, Bupati Cantik Eugenia Paruntu, Harta Kekayaan hingga Kasus Korupsi Bowo
BATAL Jadi Menteri, Bupati Cantik Eugenia Paruntu, Harta Kekayaan hingga Kasus Korupsi Bowo (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Sama halnya para calon menteri lainnya, ia mengenakan kemeja baju putih saat di Istana.

Namun, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rochman mengatakan Tetty dicoret di menit akhir karena rekam jejaknya terkait korupsi.

Lantas berapa harta kekayaan Tetty Paruntu:

Dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id, Tetty memiliki harta kekayaan sebesar Rp 42.516.033.830.

Jumlah tersebut berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode terbaru 2018.

Sebagian besar harta kekayaannya berupa harta bergerak yang bernilai Rp 22.865.000.000.

Harta kekayaannya di bidang tanah dan bangunan menempati posisi kedua dengan nilai Rp 14.853.000.000.

Baca: Dokter Terawan Agus Menteri Kesehatan Baru, Begitu Dilantik Langsung Pensiun dari TNI,31 Daftar Nama

Baca: Setelah Tito Karnavian Berhenti, KPK Ungkit Hasil Penyelidikan Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Meski menjabat di Minahasa Selatan, mayoritas tanahnya berada di Jakarta.

Rinciannya adalah, dua bidang tanah di Jakarta Selatan, satu bidang tanah di Jakarta Pusat, Bogor, dan Minahasa Selatan.

Ia juga memiliki harta di bidang kas negara sebesar Rp 4.738.191.948.

Sementara itu, harta kekayaannya dalam kategori surat berharga memiliki nilai Rp 105.225.994.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved