Viral Medsos

3 Fakta Tukang Ojek Lulus Kuliah S2 dengan Predikat Cum Laude, Menyandang Gelar Magister Hukum

Seorang tukang ojek online berhasil menyelesaikan pendidikan Program Pascasarjana (S2) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dengan predikat cum laude

Editor: AbdiTumanggor
KOMPAS.COM/AHMAD WINARNO
Driver Ojek Online, Badrut Tamam, Usai Wisuda Program Pasca Sarjana di Kampus IAIN Jember, Jawa Timur, Disambut Rekan- Rekannya.(KOMPAS.COM/AHMAD WINARNO) 

TRIBUN-MEDAN.com - Badrut Taman, warga Desa Tisno Gambar, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur berhasil menyelesaikan pendidikan Program Pascasarjana (S2) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember dengan predikat cum laude.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan kuliahnya, Badrut Taman bekerja sebagai sopir ojek online di Kabupaten Jember.

Ia menyandang gelar magister hukum dan baru diwisuda pada 12 Oktober 2019.

Berikut fakta tentang Badrut Tamam, sopir ojek online yang lulus S2:

1. Kuliah S2 sejak tahun 2017

Ilustrasi Kuliah
Ilustrasi Kuliah. (Dok. Jobplanet)
Badrut Tamam tercatat sebagai mahasiswa pascasarjana IAIN Jember pada tahun 2017.

Setahun kemudian, tepatnya awal tahun 2018, Tamam mulai menjadi driver ojek online.

Ia tetap bekerja sebagai driver ojek onlie hingga lulus kuliah S2 dan menyandang gelar magister hukum.

Selama kuliah, lanjut dia, harus pintar mengatur dan membagi waktu, antara jam kuliah dan jam kerja sebagai driver ojek online.

Kepada Kompas.com, ia mengambil S2 karena belum puas dengan ilmu yang dia peroleh.

Tamam wisuda pada 12 Oktober 2019.

2. Matikan aplikasi saat kuliah

Ilustrasi ojek online, tarif baru ojek online
Ilustrasi ojek online, tarif baru ojek online. (Shutterstock)
Saat masuk kelas dan mengikut kuliah, Tamam memilih untuk mematikan aplikasinya agar bisa konsentrasi belajar.

“Harus berbagi waktu, ya kalau waktu kuliah, saya off-kan dulu aplikasinya. Begitu selesai kuliah, saya langsung narik lagi,” katanya.

Selama mengikuti kuliah, Tamam mengaku tetap menggunakan jaket seragam ojek online.

“Saya selalu pakai jaket Go-Jek ketika kuliah di kelas, dan saya tidak pernah malu. Toh, yang saya lakukan adalah untuk mencari ilmu, dan pekerjaan ini adalah pekerjaan halal,” ucapnya.

3. Sempat kesulitan saat akan bayar kuliah

Ilustrasi uang di dalam cangkir.
Ilustrasi uang di dalam cangkir. (SHUTTERSTOCK)
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved