Uji Labfor Ada Alkohol pada Lambung Golfrid Hingga Terjadi Kecelakaan Tunggal, Ini Komentar Walhi
Penyebab kematian Golfrid Siregar, Advokat wahana lingkungan hidup (WALHI) Sumatera Utara, masih belum terungkap secara tuntas.
Terkait hasil uji Labfor, cairan lambung ditemukan adanya cairan alkohol di lambung korban.
"Walaupun korban ini sebenarnya pada (3/10/2019) ditemukan di TKP dan dirawat sampai (6/10/2019) dan sudah sempat mau dimakamkan dan kita tarik lagi. Paling tidak ada empat hari begitu diangkat cairan lambung masih ada alkohol berarti di minum cukup banyak. Hanya kadarnya masih kita tunggu hasil Lab. Yang jelas tidak ada racun dan narkoba," ungkap Andi Rian.
Terkait dugaan laka yang menghilangkan nyawa Golfrid, Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihatini menceritakan pihak mengetahui korban pada (2/10/2019) sekitar pukul 01.30 WIB, oleh Aiptu Eldin Sitinjak yang mendapatkan informasi dari RS Mitra Sejati bahwasanya ada korban lakalantas.
Petugas Lantas Polsek Delitua langsung menuju ke lokasi RS Mitra Sejati.
Di sana ditemukan korban Golfrid Siregar dengan kondisi luka pada mulut, telinga dan hidung mengeluarkan darah.
"Kita temukan juga lebam pada pipi dan mata sebelah kanan lebam. Ada goresan di jari kaki atas lecet sebelah kanan serta siku kiri lebam bukan luka gores," kata Juliani.
Diceritakannya lagi, saat itu petugas lantas berkomunikasi dengan perawat di RS Mitra Sejati atas nama Adrey tentang kondisinya.
Saat itu kondisi ruang ICU penuh dan korban tidak sadarkan diri.
Langsung pihak RS Mitra Sejati dan anggota membawa korban ke RSUP Adam Malik dan dibawa ke ruang IGD.
Keesokan pagi petugas atas nama Sinulingga mengecek kondisi korban masih tidak sadarkan diri.
Karena tidak ada identitas korban, makanya Kanit lantas Delitua mengecek nomor kendaraan dan di cek ke Samsat.
Ternyata ditemukan alamatnya dan sekitar pukul 10.00 WIB dihubungi istri korban bahwasanya korban berada di RSUP Haji Adam Malik.
Hasil penelusuran, pada Selasa (8/10/2019) polisi menemukan saksi atas nama Ramli dan juga istrinya.
Tempat tinggalnya tidak jauh dari Underpass di Jalan Tritura Titikuning.
Pada saat itu, Ramli dan istri mendengar adanya ribut-ribut di luar.
Mereka berdua kemudian keluar rumah diikuti dengan istrinya dan begitu keluar rumah menyebrang dekat Underpass.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/golfrid-siregar-aktifis-walhi-sumut-2.jpg)