Menginap di Hotel Berbintang Mulai Rp 99 Ribu di One Hour Crazy pada Sale JTF 2019
Ada 40 pelaku wisata yang turut hadir pada pameran ini, baik dari hotel, penerbangan hingga destinasi wisata yang ada di Jakarta.
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang |
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Bagi anda yang berencana melancong ke Ibu Kota, anda bisa mendapatkan banyak pilihan perjalanan dengan berbagai penawaran menarik di Jakarta Travel Fair (JTF) 2019.
Ada 40 pelaku wisata yang turut hadir pada pameran ini, baik dari hotel, penerbangan hingga destinasi wisata yang ada di Jakarta.
Hal ini diungkapkan oleh Perwakilan dari Industri Pariwisata DKI Jakarta Nuriko Sari saat ditemui Tribun Medan, Jumat (11/10/2019). JTF digelar selama lima hari. Pada 9 dan 10 Oktober digelar Table Top Meeting antara Industri Pariwisata Jakarta sebagai sellers dan beberapa corporate, government, dan Biro Perjalanan Wisata (BPW) sebagai buyers dengan target peningkatan kemitraan bisnis yang saling menguntungkan di Hotel Grand Mercure Medan. Sedangkan 11 hingga 13 Oktober 2019 dilaksanan pameran di Centre Point Medan.
"Kami mengkombinasikan antara hotel, penerbangan, dan destinasi wisata kedalam berbagai pilihan paket wisata seperti Paket Gembira 4 hari 3 malam, Paket Senang 3 hari 2 malam, fly and wet 3 hari 2 malam, serta paket cermat 2 hari 1 malam," ujar Nuriko.
Ia mengatakan hotel-hotel yang berpartisipasi merupakan hotel dari seluruh daerah di Jakarta. Sehingga pengunjung bisa memilih hotel sesuai dengan budget.
"Target kami adalah mempromosikan Jakarta yang sudah banyak perubahannya. Selama ini orang berpikir kalau ke Jakarta hanya untuk shopping. Kami mau perkenalkan bahwa Jakarta sekarang sudah punya MRT, banyak museum yang bisa dijadikan tempat edukasi. Artinya sekarang Jakarta merupakan satu tujuan wisata yang lengkap," ungkapnya.
Dikatakan Nuriko, setiap pelaku wisata memiliki target transaksinya masing-masing. Namun secara global selama di Grand Mercure Medan pihaknya menargetkan transaksi volume Rp 700 juta dan Rp 5 miliar selama di Centre Point Mall.
"Intinya kita mengundang semua warga Medan untuk datang dan melihat Jakarta. Medan masuk dalam kategori potensial market kita. Makanya kita harapkan ada kenaikan kunjungan warga Medan secara statistik ke Jakarta," katanya.
Medan menjadi kota ketiga yang dikunjungi JTF tahun ini setelah Samarinda dan Pontianak, sementara Makassar akan menjadi kita terakhir JTF digelar. Dikatakan Nuriko, Medan masih menjadi potensial market hanya masalah naiknya harga tiket domestik membuat orang berpikir dua kali untuk mengunjungi kota-kota di dalam negeri .
"Mahalnya harga tiket pesawat domestik berpengaruh sangat besar bagi pariwisata berbagai daerah termasuk Jakarta. Maka dari itu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta bekerjasama sama dengan berbagai pihak menggelar JTF ini dengan banyak menawarkan berbagai promosi," ujarnya.
Salah satunya One Hour Crazy Sale pada hari Sabtu, 12 Oktober 2019 pukul 17.00 hingga 18.00. Selama satu jam, pihaknya menawarkan tiket pesawat mulai dari Rp.1.090.000,-/orang. Sementara untuk menginap di hotel-hotel berbintang yang menjadi peserta JTF pengunjung bisa mendapatkan harga mulai Rp 99 ribu.
Selain itu masih banyak lagi program menarik lainnya, seperti diskon harga paket Rp 100 ribu, setiap pukul 15.00 hingga 16.00 WIB selama pelaksanaan pameran. Ia berharap melalui pameran ini bisa menjadikan Jakarta menjadi pilihan wisata bagi warga Medan.
"Selama ini kebanyakan warga Medan memilih berwisata ke negara tetangga. Padahal wisata domestik itu penting dan perubahan Jakarta itu banyak sekali. Apalagi kita juga punya satu kepulauan yaitu Kepulauan Seribu yang menawarkan berbagai fasilitas olahraga air yang komplit. Selain itu ada Ancol, Waterboom, dan banyak lagi," pungkasnya.
(cr18/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perwakilan-dari-industri-pariwisata-dki-jakarta-nuriko-sari.jpg)