Jakarta Travel Fair 2019, Bentuk Nyata Sinergi Promosi Wisata antara Pemerintah dan Swasta

Shinta Nindyawati mengatakan pada usia yang ke 472 tahun, Jakarta kini tampil dengan wajah baru.

TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Shinta Nindyawati bersama Branch Manager Sriwijaya Air, Yudo Perwakilan Industri Pariwisata, Veronika dan Corporate Comunication Strategic Lion Group, Danang Mandala saat saat press conference Jakarta Travel Fair 2019 di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Berwisata didalam negeri dapat menjadi solusi masalah Anda. Salah satu tempat yang dapat didatangi adalah Kota Jakarta, karena didalamnya terdapat banyak tempat wisata.

Bagi Anda yang ingin memiliki jalan-jalan ke Kota Jakarta untuk mendapatkan referensi paket wisata dan penerbangan serta promo terbaik, Anda bisa mendatangi Jakarta Travel Fair (JTF) mulai tanggal 9 hingga 13 Oktober 2019 di Centre Point Medan.

Disadari bersama saat ini trend pariwisata terus berkembang secara global. Menariknya, trend ini tidak hanya berbicara tentang obyek wisata namun sudah bergeser menjadi sebuah gaya hidup. Perkembangan produk-produk destinasi wisata yang lebih menonjolkan sisi kreatifitas dan inovasi produk, serta peningkatan pelayanan yang memiliki standar tinggi untuk memanjakan wisatawan terus dikembangkan oleh pelaku usaha pariwisata dimanapun, termasuk Jakarta.

Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Shinta Nindyawati mengatakan pada usia yang ke 472 tahun, Jakarta kini tampil dengan wajah baru. Sebuah kota besar dengan langkah-langkah terstruktur dan fokus dalam tahapan pengembangan infrastruktur konektivitas untuk mempermudah mobilitas warga maupun wisatawan selama beraktifitas di Kota Jakarta. Hal tersebut diharapkan sejalan dengan apa yang diinginkan oleh para pelaku usaha pariwisata termasuk para wisatawan.

"Kota Jakarta terus berbenah secara infrastruktur untuk menjadi sebuah kota yang manusiawi, ramah, dan nyaman untuk semua orang. Jakarta merupakan rumah bagi siapapun warga Indonesia, pembangunan fasilitas-fasilitas umum seperti sarana pedestrian yang lebih lebar dan nyaman, dan spot-spot budaya di tengah kota menjadi salah satu contoh," ujar Shinta, saat press conference JTF 2019 di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu (9/10/2019).

Diakuinya, belum lengkap rasanya jika infrastruktur yang terus dikembangkan oleh pemerintah Jakarta, maupun peningkatan kualitas produk dan pelayanan yang dilakukan oleh para pelaku usaha pariwisata, hanya menjadi pembicaraan tanpa adanya public awarenes.

"Publik harus tahu. Maka satu hal terpenting lagi adalah memperkenalkan itu semua melalui berbagai strategi promosi yang tepat, dan JTF menjadi salah satunya," ucap Shinta.

Ia menjelaskan JTF 2019 ini merupakan bentuk nyata sinergi promosi wisata antara pemerintah dan swasta dengan peran dan kontribusi yang saling menguntungkan. Pemerintah sebagai regulator penentu kebijakan serta swasta sebagai operator yang berhadapan langsung dengan wisatawan berjalan beriringan untuk meraih dampak kegiatan yang terukur, efektif, dan efisien.

"Dan pada tahun 2019 ini JTF dilaksakanan di kota Samarinda, Pontianak, Medan, dan Makassar," katanya.

Shinta menuturkan pemilihan Kota Medan sebagai salah satu kota pelaksanaan JTF 2019 disesuaikan dengan keinginan industri pariwisata Jakarta karena mereka yang lebih memahami potensi pasar di Indonesia, dan saat ini 37 (tiga puluh tujuh) industri pariwisata dari Jakarta baik hotel, maskapai penerbangan, destinasi wisata, transportasi wisata, biro perjalanan wisata, Pusat Perbelanjaan, dan UKM dari Jakarta hadir di kota Medan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat kota Medan mengenal lebih dekat Jakarta, dan yang akan berkunjung ke kota Jakarta.

"Jakarta Travel Fair 2019 kali ini dapat dikatakan sebagai jawaban dari kondisi aktual yang ada terkait tingginya harga tiket pesawat, sebuah penghargaan kepada PT. Lion Air Group. Sriwijaya Air, yang telah memberikan harga khusus dan memudahkan bagi kami untuk membuat bundling harga dengan hotel, obyek wisata, dan destinasi lain yang ada di Jakarta," tambahnya.

Selain dua maskapai tersebut, kata Shinta, pihaknya juga menghadirkan destinasi wisata seperti Waterbom PIK, Bounce street, Kidzania, serta Taman Impian Jaya Ancol, destinasi belanja Thamrin City, pengelola Gelora Bung Karno sebagai destinasi kekinian di Jakarta, dan juga hotel dari bintang 3 sampai dengan bintang 5, serta Abang None Jakarta dan juga tim budaya khas Betawi hadir selama 5 (lima) hari di Kota Medan.

Dikatakannya, pada pelaksanaan JTF 2019 yang dimulai hari ini, Rabu, (9/10/2019) 2019 dengan pelaksanaan Table Top Meeting selama dua hari antara Industri Pariwisata Jakarta sebagai sellers dan beberapa corporate, government, dan Biro Perjalanan Wisata (BPW) sebagai buyers dengan target peningkatan kemitraan bisnis yang saling menguntungkan, juga akan dilaksanakan pameran JTF 2019 di Centre Point Medan dari hari Jumat sampai dengan Minggu, tanggal 11 hingga 13 Oktober 2019.

"Ya, pada kegiatan ini masyarakat Kota Medan dan sekitarnya memiliki kesempatan untuk bisa menikmati berbagai aktivitas wisata di Jakarta dengan biaya yang sangat kompetitif dibandingkan harga normal," ungkapnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Branch Manager Sriwijaya Air, Yudo Perwakilan Industri Pariwisata, Veronika dan Corporate Comunication Strategic Lion Group, Danang Mandala.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved