G30S/PKI - Rencana Nikah di Medan Pupus, The Rising Star TNI Pierre Tendean Berakhir di Lubang Buaya

Tragedi berdarah G30S/PKI itu juga memupuskan harapan The Rising Star di lingkungan TNI AD, Lettu Pierre Tendean untuk menikah dengan wanita pujaannya

Editor: Juang Naibaho
WIKIPEDIA
Rencana Nikah di Medan Pupus, The Rising Star TNI Pierre Tendean Berakhir di Lubang Buaya akibat keganasan G30S/PKI. Tendean berbohong demi melindungi sang atasan. Ia mengaku dirinya adalah AH Nasution. 

Namun, ia menunda kepulangannya karena tugasnya sebagai pengawal Jenderal AH Nasution.

Ia tengah beristirahat di ruang tamu, di rumah Jenderal AH Nasution, Jalan Teuku Umar Nomor 40, Jakarta Pusat.

Namun, waktu istirahatnya terganggu karena ada keributan. Lettu Pierre Tendean pun bergegas mencari sumber keributan itu.

Ternyata keributan itu berasal dari segerombol orang.

Disebutkan bahwa orang-orang yang datang ke rumah AH Nasution adalah pasukan Tjakrabirawa. Mereka pun menodongkan senjata pada Lettu Pierre Tendean.

Lettu Pierre Tendean tak bisa berkutik. Ia dikepung pasukan itu.

Baca: Jokowi Sebut KKB Papua Turun Gunung Bakar Rumah Warga Wamena, lalu Bikin Hoaks Konflik Antar-etnis

Baca: Dalang Kerusuhan Papua, Benny Wenda Angkat Bicara Setelah Diusir dari Sidang Umum PBB

Demi melindungi atasan, Lettu Pierre Tendean menyebut dirinya sebagai Jenderal AH Nasution.

"Saya Jenderal AH Nasution," ujarnya.

Akhirnya, Pierre Tendean yang dikira Jenderal AH Nasution langsung diculik.

Sementara itu, nyawa putri Jenderal AH Nasution, Ade Irma, tak tertolong karena tertembak.

Pada akhirnya, Lettu Pierre Tendean harus gugur di tangan orang-orang yang menyerangnya.

Meski Pierre Tendean tak lagi bernyawa, kakinya diikat lalu dimasukkan ke dalam sumur di Lubang Buaya.

Pada usianya yang masih muda, Lettu Pierre Tendean tinggal menjadi kenangan dalam peristiwa mengerikan itu.

Baca: Kisah Jenderal Ahmad Sukendro yang Jadi Target Penculikan G30S/PKI, Tapi Akhirnya Selamat

Baca: G30S 65 - Udar Kisah Para Mantan Pasukan Cakrabirawa, Trauma dan Takut Kembali ke Indonesia

Kematiannya memberikan luka mendalam terhadap keluarganya.

Padahal, pada November 1965, Lettu Pierre Tendean dijadwalkan akan menikahi wanita pujannya, Rukmini Chaimin. Pernikahan The Rising Star itu rencananya digelar di Medan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved