Detik-detik Pengawal Raja Arab Saudi Tewas Ditembak di Kota Jeddah, Jenderal Abelaziz jadi Sorotan

Pengawal Ternama Raja Salman, Mayor Jenderal Abdelaziz Al-Fagham tewas ditembak mati oleh temannya, Mamdouh bin Meshaal Al Ali.

Editor: AbdiTumanggor
TribunVideo.com
Jenderal Abdul Aziz Al-Faghm. (TribunVideo.com) 

Kematian Fagham telah memicu reaksi keras dari pengguna media sosial di Arab Saudi, yang mengecam aksi pembunuhan terhadap sosok yang disebut "malaikat pelindung" penguasa Arab Saudi itu.

Kabar insiden yang menewaskan Fagham, yang disebut telah menjalankan tugas sebagai pengawal pribadi raja sejak masa mendiang Raja Abdullah, pertama datang dari penasihat senior Pengadilan Kerajaan Arab Saudi, Turki al-Sheikh.

"Semoga Anda beristirahat dengan tenang, pahlawan..." tulis Sheikh di akun Twitter miliknya.

Yusuf Mansur Diajak Bicara Raja Salman Malah Asik Selfie. Pengawal Berkepala botak. (Instagram.com/yusufmansurnew)
Yusuf Mansur Diajak Bicara Raja Salman Malah Asik Selfie. Pengawal Berkepala botak. (Instagram.com/yusufmansurnew) (Instagram.com/yusufmansurnew)

Ditembak di Rumah Temannya

Diberitakan SPA, insiden penembakan yang menewaskan Fagham terjadi di kediaman salah seorang kenalannya di Jeddah, pada Sabtu (28/9/2019) malam.

Saat itu, Fagham yang sedang tidak bertugas mendatangi rumah temannya. Selang beberapa saat, datang seorang lainnya, yang diidentifikasi sebagai Mamdouh al-Ali.

Ali diduga adalah kenalan dari Fagham dan juga sang pemilik rumah. Ketiganya kemudian terlibat dapat pertengkaran.

Tidak diketahui masalah yang terjadi di antara ketiganya, namun setelah bertengkar, Ali sempat keluar dari rumah tersebut.

Tak beberapa lama kemudian, Ali kembali dan kali ini sambil membawa senjata.

Tanpa basa-basi, Ali pun melepaskan tembakan ke arah orang-orang yang ada di dalam rumah, termasuk Fagham, yang dilaporkan terkena sejumlah tembakan.

Selain Fagham, dua orang lain di dalam rumah juga terkena tembakan, yakni saudara si pemilik rumah dan seorang pekerja asal Filipina.

Pelaku penembakkan sempat bertahan di dalam rumah saat petugas mulai datang. Dia menolak untuk menyerahkan diri sehingga memicu terjadinya baku tembak dengan polisi.

Tembakan pelaku sempat mengenai lima orang polisi sebelum pelaku dapat dilumpuhkan dan ditembak mati petugas.

Para korban pun segera dilarikan ke rumah sakit. Cedera yang dialami tujuh korban luka dilaporkan tidak sampai membahayakan nyawa, namun Fagham tidak terselamatkan.

Fagham merupakan pengawal raja yang paling dikenal masyarakat Arab Saudi karena kerap terlihat berada tak jauh dari Raja Salman dalam setiap kegiatannya, baik di dalam maupun luar negeri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved