4 Fakta Tentang Sosok Jenderal Abdelaziz al-Fagham, Pengawal Raja Salman yang Tewas Ditembak

Publik Arab Saudi dibuat terkejut dengan kematian pengawal pribadi Raja Salman, Jenderal Abdelaziz al-Fagham.

Editor: AbdiTumanggor
presstv.com
Jenderal Abelaziz al-Fagham (kiri), saat mengawal Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz. (presstv.com) 

Dia pernah menjadi perwira penghubung bagi prosesi resmi Raja Abdullah dan pengawalnya, dan kemudian mendampingi selama 10 tahun.

Setelah Raja Abdullah wafat, Fagham mengambil sejumlah kursus spesialis pelindung keluarga kerajaan, dan kemudian menjadi pengawal Raja Salman.

2. Dipandang sebagai " Malaikat Pelindung" Raja Salman

Selama bertugas, Jenderal Abdelaziz al-Fagham mendapat rasa hormat, dengan publik melihat jalinan ikatan khusus antara dia dengan Raja Salman.

Beberapa kali dia terekam kamera dengan spontan memberikan bantuan tanpa sang raja memintanya.

Seperti kejadian pada 2017.

Saat itu, Fagham dengan sigap merapikan sepatu penguasa berusia 83 tahun itu ketika menerima tamu dalam kegiatan Pertemuan Arab Islam-Amerika di Riyadh.

Dalam satu kejadian lain ketika Raja Salman berkunjung ke Moskwa, Rusia, eskalator yang biasa dipakai raja tiba-tiba tak berfungsi.

Fagham dengan cepat membantu Raja Salman, dengan pengamat menyatakan aksinya menunjukkan betapa dia sangat sigap dan waspada ketika dibutuhkan.

Selain itu, dia begitu familiar karena tubuh tinggi dan ramping, serta otot muka yang tegas tanpa jenggot ketika bertugas di samping raja.

"Dia menghabiskan seluruh kepemimpinannya dengan kejujuran, dedikasi, dan rasa hormat," kata Menteri Negara Urusan Luar Negeri Adel al-Jubeir dikutip Arab News.

3. Pejabat dan Netizen Saudi Ucapkan Belasungkawa

Kematian Mayor Jenderal Abdelaziz al-Fagham, pengawal pribadi Raja Salman bin Abdulaziz mengejutkan publik Arab Saudi.

Banyak yang tidak mengira sosok pengawal raja paling terkenal di Arab Saudi itu tewas dalam insiden penembakan saat sedang tidak bertugas.

Kabar meninggalnya Fagham tak pelak menuai ucapan belasungkawa dari para pejabat hingga pengguna media sosial di Arab Saudi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved