Tak Tega Jebloskan Anak Kandung ke Bui, Ibu Sewa 5 Pembunuh Bayaran untuk Habisi Sang Putra

Tak tanggung-tanggung, sang ibu berinisial DRH (50) menyewa 5 pembunuh bayaran sekaligus untuk menghabisi nyawa anaknya, Carudin (32).

Editor: Juang Naibaho
YouTube Tribun Jabar
Kasus pembunuhan ibu kepada anaknya ini dilakukan dengan menyewa lima eksekutor berinisial WRSN (55), WRD (27), PJ (17), BJ (16), dan IG (30). 

Tak Tega Jebloskan Anak Kandung ke Bui, Ibu Sewa 5 Pembunuh Bayaran untuk Habisi Sang Putra

TRIBUN MEDAN.com - Kisah tragis seorang ibu dalangi pembunuhan anak kandung terjadi di Indramayu, Jawa Barat.

Tak tanggung-tanggung, sang ibu berinisial DRH (50) menyewa 5 pembunuh bayaran sekaligus untuk menghabisi nyawa anaknya, Carudin (32).

Hal itu bermula saat Carudin mengakui bahwa dirinya memiliki orientasi seks yang berbeda.

Carudin yang sudah memiliki empat istri itu mengaku penyuka sesama jenis setelah sekian tahun dipendam.

Semuanya berawal dari istri ketiga Carudin mengadu kepada DRH, mertuanya.

Ia mengatakan kepada DRH, bahwa selama ini Carudin menyukai sesama jenis.

Oleh sebab itu, istri ketiga Carudin berniat untuk menceraikannya.

Saat itu DRH tidak langsung mempercayai pengakuan istri ketiga Carudin.

Akhirnya DRH baru percaya setelah Carudin mengaku sebagai penyuka sesama jenis pada sang ibu.

Pengakuan Carudin dilakukan ketika ayahnya meninggal beberapa tahun lalu.

"Baru ketahuan beberapa tahun terakhir, istrinya yang ketiga bicara langsung ke saya," kata DRH saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jumat (27/9/2019).

"Mah, saya itu tidak bisa suka sama perempuan. Saya pengennya suka sama sesama jenis," ucap DRH menirukan pengakuan korban dikutip TribunJakarta dari TribunJabar.

Baca: Pria Ini Kedapatan Menikah 23 Kali dalam Setahun dan Ceraikan Sang Istri 2 Hari Setelahnya

Baca: MAHFUD MD Perkirakan Kapan Perppu Presiden Jokowi untuk Mencabut UU KPK

Mengetahui hal itu, DRH naik pitam.

Ia syok karena orientasi seksual anaknya yang menyimpang.

Apalagi, ulah Carudin semakin menjadi sejak pengakuan itu.

Carudin menguras harta sang ibu demi memenuhi gaya hidupnya dan berfoya-foya.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku, korban kerap meminta uang kepada DRH.

Selain itu, anaknya itu selalu menagih harta warisan.

Warisan yang ditagihnya itu berupa tanah.

Tak berhenti di situ, Carudin bahkan kerap menjual aset secara diam-diam.

Misalnya, menjual sawah tanpa sepengetahuan DRH.

"Jual sawah, harganya Rp 100 juta," kata DRH.

Jika permintaan sang anak tak dituruti, DRH mengaku kerap disiksa sang anak.

"Saya juga sering dipukuli," ujarnya.

Tak hanya disiksa, DRH mengaku selalu diancam akan dibunuh.

Muak karena kerap diperlakukan semena-mena oleh anaknya, DRH kemudian merencanakan pembunuhan terhadap Carudin.

Ia menyewa 5 orang pembunuh bayaran sekaligus untuk menghabisi nyawa anaknya.

Baca: Bebby Fey vs Atta Halilintar Terkini - Pengakuan Hubungan Intim hingga Kerugian Miliaran Rupiah

Baca: Pernah Ladeni Syahwat Donald Trump, Bintang Porno Stormy Daniels Kini Menang Gugatan 6 Miliar

Kronologi Kejadian

Mulanya DRH berencana melaporkan anaknya ke polisi.

Namun, DRH merasa tak tega melihat putranya nantinya bakal mendekam di penjara.

Akhirnya, ia pun memilih jalan lebih keji yakni melalui pembunuhan.

Ia menyewa 5 orang pembunuh bayaran berinisial WRSN (55), WRD (27), PJ (17), BJ (16), dan IG (30).

Rencana jahat itu pun dilakukan pada 26 Agustus 2019.

Rupanya telah dibuatkan skenario khusus untuk melancarkan aksi mereka.

Mulanya Carudin diajak melakukan ritual oleh seorang pembunuh bayaran tersebut.

Kepada korban, pelaku mengajak mendatangi seorang dukun.

Dukun itu berada di padepokan milik IG di Hutan Lindung Gunung Kalong, Desa Cikawung, Blok Ciselang, Kecamatan Terisi.

Rupanya dukun yang dimaksud itu diperankan pelaku lain, yakni WRSN.

Baca: Tak Kuat Lepas Anaknya Menikah, Seorang Ayah Nangis Histeris di Hari Pernikahan Putrinya

Baca: NAJWA Shihab Beri Klarifikasi Menohok dan Panjang Menyasar Foto Pertemuannya dengan Tommy Soeharto

Akhirnya, Carudin terbujuk dan pergi ke hutan di Indramayu itu.

Carudin berkendara menuju hutan tersebut menggunakan mobil Toyota CAMRY miliknya.

Ia tak sendiri, para pembunuh bayaran itu mengikuti Carudin menggunakan motor.

Setelah sampai di hutan, para algojo sadis itu langsung beraksi.

Mereka menyerang korban menggunakan batu besar.

Bagian belakang kepala Carudin pun menjadi sasaran.

Carudin dibunuh secara sadis dengan cara dibacok dan dipukul menggunakan batu besar.

Diserang di bagian kepala, korban pun tak berdaya hingga akhirnya tewas.

Pembunuhan tersebut terjadi pada Senin (26/8/2019) sekira pukul 11.00 WIB.

Setelah melancarkan pembunuhan sadis di Indramayu, para eksekutor langsung menghubungi ibu korban.

Mereka langsung meminta uang sesuai yang dijanjikan.

Kemudian, DRH memenuhi janjinya.

Ia memberikan uang Rp 20 juta untuk para algojo yang menghabisi putranya.

Baca: Jokowi Diwarning PDI P terkait Perppu Ganti UU KPK, PSI justru Dukung Segala Keputusan Presiden

Baca: Napak Tilas Kisah MT Haryono, Tragedi Jenderal yang Dibunuh dan Dibuang ke Lubang Buaya pada G30S

Namun, mayat Carudin ditemukan sehingga kejahatan DRH terungkap.

DRH pun ditangkap polisi.

Tak hanya itu, WRS dan WRD pelaku pembunuhan Carudin pun sudah diringkus.

Sisanya, PJ, BJ, dan IG masih buron.

"Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan dan pengerjakan terhadap ketiga pelaku ini, yakni PJ (17), BJ (16), dan IG (30)," ujar Marzuki.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 365 ayat (4) Jo 55 KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjaran seumur hidup atau paling lama 20 tahun.(*)

(Sumber: TribunJakarta/TribunJabar)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Carudin Ngaku Suka Sesama Jenis Meski Punya 4 Istri, Ibunda Nekat Sewa Algojo untuk Bunuh Putranya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved