Respons Rocky Gerung Terkait Aliansi BEM Se-Indonesia Tolak Undangan Jokowi, CERDAS dan CERDIK
Sikap aliansi BEM se-Indonesia yang menolak pertemuan dengan Presiden Jokowi, Jumat (27/9/2019), disambut baik oleh pengamat Rocky Gerung.
KM ITB
Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM ITB ) memutuskan untuk tidak memenuhi undangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Alasan ini didorong oleh tidak adanya surat resmi atas undangan tersebut.
Mereka melihat ajakan Presiden ini disampaikan secara informal melalui kanal berita dan media sosial.
Undangan pertemuan ini ditujukan kepada seluruh mahasiswa yang melakukan aksi di depan Gedung MPR-DPR pada Selasa dan Rabu lalu.
Para perwakilan mahasiswa diundang untuk hadir di Istana Merdeka siang ini, namun perwakilan ITB menuntuk untuk diadakannya pertemuan terbuat serta undangan resmi.
"Kami menghargai undangan dari Bapak Presiden Joko Widodo, namun kami ingin pembicaraan ini diketahui oleh masyarakat Indonesia.
Sebab tuntan kami kepada pemerintah sudah jelas dan tuntutan ini muncul secara organik dari berbagai kegelisahan yang muncul di masyarakat. kami ingin masyarakat mengikuti perkembangannya sebab mereka adalah bagian integral dari perjuangan pernyampaian aspirasi," ujar Royyan Abdullah Dzakiy, selaku Presiden Kabinet KM ITB.
Tuntutan yang disampaikan oleh para mahasiswa ini merupakan tuntuta dari banyak pihak.
Terdapat dua tuntutan umum yang dibawa oleh KM ITB, yaitu terkait dikeluarkannya Perppu oleh Presiden Republik Indonesia untuk mencabut UU KPK yang sudah direvisi, serta tuntutan untuk tolak mengesahkan pimpinan KPK yang memiliki catatan negatif.
Lalu ada empat tuntutan umum yang dibawa dalam maklumat tuntutan reformasi, yaitu :
1. Restorasi upaaya pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme.
2. Restorasi demokrasi, kebebasan berpendapat, dan pemenuhan HAM.
3. Restorasi bangsa, hapuskan diskriminasi dan ketimpangan.
Ketidakhadiran mahasiswa ini juga merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa ITB terhadap rentetan kejadian yang muncul selama dan pasca aksi ini berlangsung.
Beberapa hal tersebut seperti jatuhnya korban di beberapa kota saat aksi ini berlangsung, aksi represif terhadap mahasiswa dari pihak kepolisian serta penangkapan beberapa pendukung aksi mahasiswa.
Kami sangat menyayangkan adanya korban dari aksi ini dan berduka cita atas meninggalnya rekan-rekan seperjuangan kami. oleh karena itu kami menuntut adanya ajakan resmi serta penyelesaian dari tuntutan yang telah kami sampaikan.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Aliansi BEM se-Indonesia Tolak Pertemuan dengan Jokowi di Istana, Rocky Gerung Soroti Kecerdikan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rocky-gerung-angkat-bicara-anies-baswedan-dibully-ungkap-tak-hanya-warga-dki-23-janji-reklamasi.jpg)