Kebrutalan KKB Papua - Cerita Eni saat Melihat Suaminya Bersimbah Darah di Kiosnya, Warga Dievakuasi

Kerusuhan Papua - 10.000 Warga Minta Dievakuasi dari Wamena, 2.670 Sudah Diangkut Pakai Hercules

Editor: AbdiTumanggor
KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Warga Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, yang kini tengah nengungsi di mes lanud Silar Papare, Kabupaten Jayapura, Minggu (29/9/2019). 

"Dari pos-pos di sekitar pegunungan sekarang banyak menuju ke Wamena. Memang sempat ada isu bahwa di Tolikara akan terjadi gejolak juga, sehingga mereka banyak yang merapat ke Wamena," kata Bowo.

Bowo menyebutkan, kini sudah ada dua unit pesawat Hercules yang digunakan untuk mengevakuasi warga dari Wamena ke Jayapura.

Pesawat juga untuk mengirim bantuan dari Jayapura ke Wamena.

Untuk mengakomodasi seluruh pengungsi tersebut, menurut Bowo, diperlukan waktu beberapa hari, agar mereka semua bisa diterbangkan ke Wamena.

"Tentu hari ini belum selesai, mungkin 3-4 hari ke depan bisa diselesaikan," ucap dia.

Selain itu, Bowo menyebut ada 528 warga Wamena yang kini mengungsi di Jayapura.

Mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki kerbat di Jayapura, sehingga terpaksa tinggal di pengungsian.

"Mereka berharap ada pesawat yang bisa mengantar mereka ke Makassar dan Jawa, tapi kami sekarang fokusnya Jayapura-Wamena dulu," tutur Bowo.

Seperti diberitakan, kerusuhan terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019).

Kerusuhan tersebut tak hanya merusak bangunan dan fasilitas umum.

Kerusuhan dan bentrokan yang terjadi ternyata juga mengakibatkan korban jiwa.

Komandan Kodim 1702 Jayawijaya Letkol Inf Candra Diyanto mengatakan, terdapat 16 orang warga sipil yang tewas dalam kerusuhan.

Sementara, 65 orang lainnya menderita luka-luka.

"Untuk korban, 65 orang luka, 16 meninggal, itu sipil semua. Aparat sementara tidak ada korban," ujar Candra Diyanto saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Warga yang meninggalkan kota itu antre untuk naik ke pesawat Hercules di bandara setempat, Sabtu (28/9/2019), dan sebagian lainnya beristirahat di pangkalan militer, Jumat (27/9/2019), menunggu giliran untuk dievakuasi dari Wamena.
Warga yang meninggalkan kota itu antre untuk naik ke pesawat Hercules di bandara setempat, Sabtu (28/9/2019), dan sebagian lainnya beristirahat di pangkalan militer, Jumat (27/9/2019), menunggu giliran untuk dievakuasi dari Wamena. (Photo by VINA RUMBEWAS / AFP)

Namun, Candra belum bisa menjelaskan secara rinci penyebab korban tewas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved