Pura-pura Antar Jenazah dan Berlinang Air Mata, Akhirnya Sandiwara Ibu Bunuh Anak Angkat Terbongkar

Terbongkarnya kasus pembunuhan anak tiri yang masih balita disertai perkosaan di Sukabumi, Jawa Barat, menggegerkan masyarakat.

Editor: Juang Naibaho
Kompas.com
Tiga tersangka perkara pemerkosaan dan pembunuhan anak angkat dibawa ke Polres Sukabumi Kota dari Polsek Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (24/2019). 

"Saya ingin sekali punya anak perempuan. Maka saya dan suami mengangkatnya sejak usia dua tahun," ujar SR sambil berlinang air mata.

Baca: Peluru Tajam Itu Tembus Dada Mahasiswa Saat Demo Tolak UU KPK, Kapolda Sultra: Beri Kami Waktu

Baca: Situasi Memanas Lempar-lemparan, Massa Pelajar SMA Dibubarkan Paksa Petugas

Baca: Mahasiswa Desak Polda Sumut Bebaskan Rekan Mereka yang Ditahan

Terungkap

Namun, kasus pembunuhan ini akhirnya terkuak setelah Polres Sukabumi menemukan ketidakwajaran di tubuh NP.

Balita itu ditemukan meninggal dunia mengambang di Sungai Cimandiri, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (22/9/2019) siang.

Hasil penyelidikan terungkap NP dibunuh oleh SR dan anaknya RG, dengan cara dicekik.

Sebelum dibuang ke sungai, bocah malang ini sempat diperkosa dua kakak angkatnya, RG dan R.

Saat korban sudah tewas, SR kemudian berhubungan badan dengan anak kandungnya di depan jenazah NP.

Polisi sudah menetapkan tiga orang tersebut sebagai tersangka.

Baca: Briptu Nofrianto Mona Gantung Diri Usai Bakar Kamar Pacarnya, Diduga Takut Diperiksa Propam

Baca: Pengakuan Ajun Perwira Setelah Bertengkar dengan Istri Jennifer Jill Buang Cincin Pernikahan,Terbaru

Pengakuan Ayah NP

Hadi (53), ayah kandung NP cukup sedih anaknya meninggal akibat dibunuh ibu tirinya.

Hadi mengatakan, NP diambil sebagai anak angkat oleh SR dan suaminya.

NP kata Hadi merupakan anak hasil pernikahannya dengan mantan istrinya, Li (40).

Kepada Kompas.com, Hadi mengetahui anaknya meninggal dunia setelah anggota kepolisian datang ke rumahnya, Senin (23/9/2019) malam.

"Saya mengetahui setelah ada polisi yang datang ke sini memberi tahu bahwa anak saya meninggal dibunuh," ungkap Hadi saat ditemui Kompas.com di rumahnya di Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kamis (26/9/2019).

Oleh polisi, Hadi diberi penjelasan bahwa NP ditemukan meninggal di Sungai Cimandiri.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved