Lili Pintauli Siregar Jadi Komisioner KPK, Sang Ibu Beri Pesan Harus Peduli Rakyat Kecil
Rohani tampak berpakaian sederhana dengan mengenakan jilbab putih dan piyamah merah. Suaranya tak lagi bisa kuat.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Orangtua mana yang tak bangga anaknya berhasil menjadi satu-satunya pimpinan Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perempuan periode 2019-2023.
Bahkan Lili juga satu-satunya komisioner yang berasal dari kota Medan, Sumut. Yang merupakan alumnus S1 dan S2 Universitas Islam Sumatera Utara (UISU).
Hal ini diungkapkan oleh orang tua dari Komisioner KPK terpilih, Lili Pintauli Siregar, yaitu Astati Rohani Siagian saat dijumpai Tribun, Jumat (13/9/2019) di kediamannya Jalan Garu VI, Kecamatan Medan Amplas, Medan.
Saat ditemui, Rohani tampak berpakaian sederhana dengan mengenakan jilbab putih dan piyamah merah. Suaranya tak lagi bisa kuat, serta pendengarannya tak terlalu jelas lagi.
Rohani yang kini telah menginjak umur 84 tahun masih berkesempatan melihat anak kebanggannya terpilih menjadi Wakil Ketua Lembaga Anti Rasuah Indonesia tersebut.
Ia mengaku mendapatkan kabar tersebut dari adik Lili bernama Fatimah Siregar yang menunjukkannya lewat telepon genggam.
"Jadi tadi malam itu ditunjukkan anakku (Fatimah) lewat livestreaming. Disitu saya sangat senang, Alhamdulillah, saya bilang ingat sama Allah," ungkapnya.
Rohani menuturkan dirinya langsung dihubungi oleh Anaknya Lili Pintauli di pagi hari dan menyebutkan akan langsung bertemu keluarga.
"Jadi jam 10 pagi tadi ditelefonnya. Trus dia (Lili) beritahu terpilih, saya bilang saya sudah tahu. Lalu dia langsung bilang sama ibu, gini katanya siap dari Jakarta bu, kalau sudah selesai semua urusan saya langsung ke Medan ya bu," bebernya sambil tersenyum lebar.
Ia mengaku bangga dan sangat terharu anaknya bisa melewati proses panjang hingga akhirnya menjadi komisioner KPK.
"Saya tetap ikuti dari pertama kali mendaftar, dia izin sama saya. Lalu semalam juga ada test fit and proper test saya lihat. Dia tampak tenang menjawab. Mudah-mudahan bisa menjalankan amanah, tetap rendah hati dan harus tolong menolong walaupun berat tantangannya," tutur Rohani
Baginya keberhasilan anaknya tersebut menjadi pimpinan KPK karena campur tangan Allah dan doa seluruh rakyat Indonesia.
"Ini semua Pertolongan Allah dan amanah masyarakat yang terjadi, hal pertama yang saya ingatkan iman harus tetap kuat dan harus kerja keras. Tetap ku doakan dan selalu ingatkan jangan lupa untuk solat 5 waktu, karena ketika dia mendaftar selalu minta doa. Saya terus itu tidak henti-hentinya mendoakan dia," bebernya kepada anak nomor 4 nya tersebut.
Baca: Gara-gara Tak Diberi Utang Rokok, Anak Penyanyi Dangdut Elvy Sukaesih Ngamuk Rusak Warung Pedagang
Baca: Begitu Dapat Kabar Terpilih Jadi Pimpinan KPK, Nurul Ghufron Langsung ke Kuburan dan Salat
Rohani melanjutkan bahwa ia sudah menduga anaknya tersebut bakal menjadi orang yang besar sejak dari balita bakatnya sudah terlihat.
"Dari TK dia (Lili) ini sudah buka surat kabar dan majalah, dia buka-buka gitu. Lalu hingga akhirnya dia mau masuk kuliah, dia mau menjadi sarjana hukum, saya senang karena dulu saya tidak kesampaian untuk menjadi sarjana hukum karena terkendala ekonomi," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/orang-tua-dan-adik-dari-komisioner-kpk-terpilih.jpg)