TERLACAK, Dukun Santet yang Disewa Aulia Kesuma untuk Bunuh Suami dan Anak Tiri, Kini Diburu Polisi

Dukun santet yang pernah disewa Aulia Kesuma untuk membunuh Pupung Sadili dan Dana, sudah terlacak oleh kepolisian.

Editor: Juang Naibaho
Istimewa
Aulia Kesuma, Pupung Sadili dan anaknya yang bernama Dana 

TERLACAK, Dukun Santet yang Disewa Aulia Kesuma untuk Bunuh Suami dan Anak Tiri

TRIBUN MEDAN.com - Kasus pembunuhan yang dilakukan istri muda terhadap suami dan anak tirinya terus bergulir.

Kabar terbaru, dukun santet yang pernah disewa Aulia Kesuma (45) untuk membunuh Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M Adi Pradana alias Dana (23), sudah terlacak oleh kepolisian.

Kini pihak Polda Metro Jaya masih memburu dukun santet berinisial Aki tersebut karena diduga ikut serta dalam upaya membunuh Pupung Sadili dan Dana.

Aki sebelumnya sempat berupaya menyantet korban atas permintaan Aulia Kesuma, tetapi upayanya gagal.

"Keberadaannya sudah dideteksi petugas. Saat ini, masih dalam pengejaran," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/9/2019).

Argo Yuwono tidak menjelaskan secara detail rencana yang disiapkan Aki seperti apa untuk membunuh kedua korban.

"Perannya seperti apa, akan kita ketahui secara pasti dan jelas, jika yang bersangkutan sudah berhasil kita amankan," tuturnya.

Baca: Berbalik Sikap, Poppy Kelly Sang Anak Angkat Elza Syarief Kini Bela Hotman Paris

Baca: Kisah Mistis Driver Ojol Ditemukan Tertidur di Semak Pukul 05.00, Motor Nyangkut di Atas Pohon Bambu

Baca: Driver GoJek dan Grab Geruduk Kantor Konsulat Malaysia, tak Terima Pengusaha Malaysia Hina Indonesia

Keluarkan Uang Rp 40 Juta

Aulia Kesuma diketahui sempat menempuh cara gaib untuk menghabisi nyawa suami dan anak tirinya.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan, Aulia Kesuma sempat ikut suami dari mantan asisten rumah tangganya yang bernama Rodi ke Yogyakarta untuk mencari dukun santet.

Awalnya Aulia berencana menghabisi nyawa Pupung Sadili dan Dana adalah dengan cara disantet.

Ia bahkan memberikan uang bayaran senilai Rp 40 juta kepada Rodi.

Aulia berangkat ke Yogyakarta bersama anak kandungnya bernama Kelvin, dan tersangka Supriyanto alias AP.

"Ternyata untuk mendapatkan tukang santet, dia (Aulia) berangkat ke Yogyakarta bersama AP, KV, Rodi untuk mencari tukang santet," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto saat konferensi persi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (6/9/2019).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved