Breaking News

Fakta-fakta Papua Terkini, Sindiran Fadli Zon soal Jokowi Pakai Trail hingga Aksi Ditunggangi KKB

Wakil Ketua DPR RIFadli Zon menilai, ada yang salah dengan strategi pendekatan Presiden Joko Widodo terhadap masyarakat Papua.

Editor: AbdiTumanggor
Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Jalan Trans Papua 

TRIBUN-MEDAN.com - Pasca-kerusuhan yang terjadi di Kota Jayapura, Papua, pada Kamis 29 Agustus 2019 lalu sudah mulai kondusif. Aktivitas perkantoran pun mulai berjalan.

Namun, ada beberapa sekolah di Jayapura masih diliburkan pasca-kerusuhan yang terjadi.

Ada juga sebagian korban kerusuhan di Kota Jayapura, Papua, hingga Senin (2/9/2019) masih mengungsi di Instalasi Militer Lantamal X Jayapura di Hamadi.

Tak hanya itu, pasca perusakan dan pembakaran yang terjadi di Kota Jayapura, Papua, juga menyebabkan sejumlah infrstruktur kelistrikan mengalami kerusakan.

Selain itu, empat orang warga negara Austalia dideportasi oleh pihak imigrasi, proses deportasi akan dilakukan melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Deportasi terhadap 4 WN Australia tersebut dilakukan karena terlibat unjuk rasa di Kota Sorong beberapa waktu lalu dengan agenda menuntut kemerdekaan Papua.

Sementara itu, pasca-kerusuhan di Papua dan Papua Barat polisi menetapkan 62 tersangka dalam kerusahan tersebut.

Tanggapan Fadli Zon

Wakil Ketua DPR RIFadli Zon menilai, ada yang salah dengan strategi pendekatan Presiden Joko Widodo terhadap masyarakat Papua.

Buktinya, meskipun Jokowi sudah melakukan pembangunan besar-besaran di sana, rakyat Papua masih tidak puas.

Pernyataan Fadli ini merespons kerusuhan yang terjadi di sejumlah wilayah Papua beberapa waktu belakangan.

"Ada yang salah dong dari strategi pendekatan kita terhadap Papua. Jadi ada pembangunan di sana, pembangunan infrastruktur, bahkan presiden pakai (motor) trail di sana, tetapi kok rakyat Papua enggak mau dengarkan presiden? Berarti ada yang salah," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019).

Supaya kerusuhan tidak berlarut-larut, Fadli meminta Jokowi segera mendatangi Papua.

Fadli bahkan menyarankan Jokowi untuk berkantor sementara di Papua, supaya tensi kerusuhan mereda.

"Saya minta Pak Jokowi segeralah datang ke sana, berkantor juga di sana," kata dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved