KABAR TERKINI 2 Terduga Pengibar Bintang Kejora di Polda Metro Jaya dan Aksi Kibar Bendera di Medan

KABAR TERKINI 2 Terduga Pengibar Bintang Kejora di Polda Metro Jaya dan Aksi Kibar Bendera di Medan

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/ M Andimaz Kahfi
KABAR TERKINI 2 Terduga Pengibar Bintang Kejora di Polda Metro Jaya dan Aksi Kibar Bendera di Medan 

KABAR TERKINI 2 Terduga Pengibar Bintang Kejora di Polda Metro Jaya dan Aksi Kibar Bendera di Medan

TRIBUN-MEDAN.COM - KABAR TERKINI 2 Terduga Pengibar Bintang Kejora di Polda Metro Jaya dan Aksi Kibar Bendera di Medan.

//

Mahasiswa Papua yang menempati Asrama Lani Jaya, Depok, Jawa Barat, dikejutkan dengan kedatangan polisi berpakaian preman pada Jumat (30/8/2019) sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca: ANGGOTA DPR 2019-2024: PDIP 128 Kursi Golkar 85 Kursi Gerindra 78 Kursi Ini Daftar Lengkapnya

Dua dari 12 mahasiswa yang berada di sana, Charles Kosay dan Anes "Dano" Tabuni, dibawa ke Polda Metro Jaya.

Mereka diduga mengibarkan bendera Bintang Kejora pada aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Rabu (28/8/2019).

"Dua pelaku melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau permufakatan akan melakukan kejahatan terhadap keamanan negara dan makar sebagaimana diatur dalam Pasal 106 juncto Pasal 87 dan Pasal 110 KUHP," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (31/8/2019).

Baca: KABAR NUNUNG TERBARU: Penyidik Serahkan Nunung -Suami Beserta Barang Bukti ke Kejati, Berkas Lengkap

Dikonfirmasi terpisah, Imelda, seorang mahasiswi Papua yang ada di asrama ketika penangkapan terjadi, mengungkapkan, polisi datang dan langsung menendang pagar asrama.

Beberapa di antaranya, ujar Imelda, menodongkan pistol kepada mahasiswa yang sedang bersantai.

Beberapa mahasiswa merekam adegan itu, tetapi dilarang polisi.

"Saat direkam, ada polisi lari, teman-teman ditodong pistol, lalu ada yang ditendang. Kemudian disuruh tiarap, buka baju semua, lalu dikasih ke ruang tengah," kata Imelda kepada Kompas.com, Sabtu pagi.

Baca: Polsek Medan Helvetia Keluarkan 41 Set Tilang Selama 3 Hari Operasi Patuh Toba 2019

Baca: Oknum Guru Ngaji Berbuat tak Senonoh pada 4 Murid, Polisi Ungkap Perbuatan Mesum Guru SD,10 Siswa

Baca: LIGA INGGRIS MALAM INI: Southampton vs Man United, M City vs Brighton, Arsenal vs Tottenham (Minggu)

"Semua HP mereka minta, katanya tidak boleh ada yang rekam," ia menambahkan.

Saat ini, dua mahasiswa Papua masih diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Sejumlah warga Papua, termasuk mahasiswa dan Imelda sendiri, melakukan aksi solidaritas dengan turut datang ke sana sejak Jumat malam, didampingi advokat.

Mereka masih bertahan hingga saat ini.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved