Ungkap Kasus Jambret Spesialis WNA di Medan, Korban Kirim Email Ucapan Terima Kasih ke Polisi

Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto didampingi Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira.

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Ketiga pelaku jambret dan penadah spesialis WNA diamankan polisi, Jumat (30/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Tim Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus jambret warga negara asing (WNA) asal Italia dan India

Tidak hanya pelaku, dua penadah hasil penyelidikan melalui situs jual-beli online juga turut diamankan.

Namun, seorang pelaku terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melakukan perlawanan terhadap petugas.

Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto didampingi Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira di Mapolrestabes Medan Jumat (30/8/2019).

Kombes Dadang Hartanto mengatakan, pelaku yang ditembak petugas yakni, MJ alias M (33) warga Jalan Pasar X, Kecamatan Medan Tembung dan dua penadah masing-masing, ML alias D (39) warga Jalan Perumnas Mandala, Nuri IV, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai serta ARN alias R (22) warga Jalan Letda Sudjono, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung.

"Pertama kita amankan penjual ponsel milik korban, R dari situs jual-beli online.

Tersangka R mengakui kalau ponsel itu dibelinya dari tersangka D.

Dari tersangka D kami akhirnya mengantongi identitas pelaku utama pejambret ponsel WNA asal Italia yaitu, MJ dan MD.

Tersangka MJ berhasil kita bekuk, sedangkan seorang tersangka lagi, MD kini sedang kita buru (DPO)"ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskan Dadang, dari hasil penyelidikan, pelaku sudah beraksi di sejumlah Kota Medan sebanyak 29 kali.

Dari 29 kali aksi tersebut, dua korban di antaranya merupakan WNA asal Italia dan India.

"Untuk motif para tersangka menjambret WNA kalau mereka habis buat laporan biasanya korban tidak peduli lagi dengan perkembangan kasusnya,"jelas Kapolrestabes.

Tidak hanya berhasil mengungkap kasus jambret yang meresahkan warga Kota Medan, pihak Polrestabes Medan juga mendapat ucapan terimakasih dari salah seorang korban yang merupakan WNA.

"Korban, Betti Francesco melalui surat elektronik (email) yan kami terima juga mengucapkan terimakasih dan ini merupakan job excelent yang dilakukan oleh Tim Pegasus Polrestabes Medan," ungkap Kapolrestabes.

Baca: Spesialias Penjambret Warga Negara Asing Ditangkap Polisi, Ditelusuri dari Online Shop

Baca: Akhirnya Penjambret Turis di Medan Diciduk Polisi, Dihadiahi Timah Panas saat Melawan

Kasus ini, kata Kapolrestabes, menjadi atensi pihaknya.

"Kalau sampai berlarut-larut bisa merusak citra keamanan wilayah hukum Polrestabes Medan.

Kami juga berharap, semoga kasus ini tidak terulang lagi di Kota Medan," pungkasnya.

(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved