News Video
AKP Martualesi Pergoki Pengemis Pura-pura Buta, setelah Ketahuan Malah Melawan Polisi
Kasat Narkoba Polres Serdangbedagai AKP Martualesi Sitepu memergoki pengemis yang berpura-pura buta saat sedang sarapan
Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: Hendrik Naipospos
AKP Martualesi Pergoki Pengemis Pura-pura Buta, setelah Ketahuan Malah Melawan Polisi
TRIBUN-MEDAN.com - Kasat Narkoba Polres Serdangbedagai AKP Martualesi Sitepu memergoki pengemis yang berpura-pura buta saat sedang sarapan di Dolok Masihul, Jumat (30/8/2019).
Pengemis pria tersebut menggunakan handuk dan peci, ia datang bersama seorang perempuan yang mengaku sebagai ibunya.
AKP Martualesi kemudian menawarkan kepada dua orang tersebut sarapan.
"Saya mohon maaf jangan tersinggung ya ibu, apa benar anak ibu ini buta?" tanya AKP Martualesi.
"Iya pak namanya Fi'i (Syafie)," jawab ibu seraya mengaku ia dan putranya dari yayasan Tunanetra di Sungai Sei Buluh.
Tonton video lengkapnya;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
Gelar Operasi Pemberatasan Narkoba, Polres Sergai Amankan 21 Orang Dalam 21 Hari
Kabur setelah Gelapkan Mobil Rental di Bandung,Perwira Ditangkap Polres Sergai di Pintu Tol Mengkudu
Lantaran AKP Martualesi mengenal pengurus Yayasan Tunanetra itu, ia kemudian melakukan sambungnya video call kepada pengurus.
"Apakah benar ada warga tunanetra di sana atas nama Fi'i," tanya AKP Martualesi kepada pengurus yayasan Tunanetra.
"Ada warga kita Fi'i, tapi bukan anak itu," jawab pengurus yayasan sesudah melihat wajah Fi'i saat video call.
Setelah selesai sarapan, AKP Martualesi meminta agar ibu dan anak ini jujur.
"Ibu, ini anaknya apa memang benar buta?" tanya AKP Martualesi lagi.
Kemudian AKP Martualesi memerintahkan anggotanya untuk membakar asap dari puntung rokok dan didekatkan ke wajah laki-laki yang mengaku buta itu.
"Laki-laki yang mengaku buta itu seperti kepedihan dan mata berair-air. Sudah bergerak-gerak matamu, ayok bukalah," ucap Martualesi tertawa kecil.
Setelah membuka matanya, laki-laki pengemis itu bukan merasa bersalah malah marah ke petugas kepolisian.
"Ini lihat mataku," tantangnya sambil menunjuk tangan ke arah matanya.
Lalu, AKP Martualesi coba menasehati pengemis yang mengaku ibu dan anak itu.
"Jangan ulangi perbuatan seperti ini. Ini tidak bagus," ucap AKP Martualesi.
"Iya pak, minta ampun kami pak.
Tolong jangan di bawa ke kantor polisi," jawab si ibu pengemis.
"Ya sudah pulanglah jangan diulangi.
Enggak bagus perbuatan seperti ini, marah Tuhan," jelas AKP Martualesi seraya memberikan ongkos pulang kepada kedua penipu yang mengaku berasal dari Kampung Pon tersebut.
(mak/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pengemis-pura-pura-buta.jpg)