Alasan Capim KPK Bilang Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK Keliru, Ungkap Contoh Kasus Suap Meikarta
Alasan Capim KPK Bilang Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK Keliru, Ungkap Contoh Kasus Suap Meikarta
Kendati demikian, dirinya mengaku sangat antusias dalam memberantas korupsi. Namun, aturan dan prinsip-prinsip hukum yang berlaku juga perlu diikuti.
"Kita tidak boleh menyimpang dari prinsip-prinsip hukum yang berlaku," kata dia.
Baca: ALASAN AULIA KESUMA Istri Muda Sewa Pembunuhan Bayaran, Akhirnya Terkuak Suami dan Anak Tiri Dibunuh
Baca: TERUNGKAP CARA Polisi Tangkap Otak Pelaku Pembunuh Bayaran Selain Aulia Kesuma, Habisi Ayah dan Anak
Ia mengatakan, dalam pemberantasan tindak pidana korupsi terdapat pencegahan dan penindakan.
Dalam pencegahan, kata dia, sebaiknya KPK jika sudah mengetahui ada seseorang yang akan melakukan tindak pidana penyuapan atau korupsi, yang bersangkutan dipanggil dan ditanya kemudian membuat surat yang dikirim ke seluruh lembaga penegak hukum, termasuk Mahkamah Agung.
"Ini kita cegah supaya uang negara tidak keluar," kata dia.
Baca: TERUNGKAP CARA Polisi Tangkap Otak Pelaku Pembunuh Bayaran Selain Aulia Kesuma, Habisi Ayah dan Anak
Dengan demikian, apabila ia terpilih menjadi pimpinan KPK, ia pun akan memberi masukan tersebut kepada pimpinan lain.
"Kalau setuju bahwa ini tidak sesuai dengan teori atau prinsip-prinsip ilmu hukum, kenapa kita harus terapkan? Kita cari solusi terbaik yang lebih baik lagi untuk bangsa. Karena pemberantasan korupsi rasiologisnya itu bagaimana pejabat tidak menyalahgunakan kewenangan sehingga uang negara tidak hilang," kata dia.
Selama ini, KPK sendiri sering melakukan OTT dan menangkap banyak pejabat yang melakukan tindakan korupsi dari pelaksanaan OTT tersebut.
tautan asal kompas.com
Baca: Sempat Lakukan Pengalihan Arus Akibat Longsor di Batu Lobang, Arus Lalin ke Sibolga Sudah Lancar
Baca: ALASAN AULIA KESUMA Istri Muda Sewa Pembunuhan Bayaran, Akhirnya Terkuak Suami dan Anak Tiri Dibunuh
Baca: Berpotensi Bikin Gaduh, MDI Laporkan Akun Youtube yang Edit Ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS)
Alasan Capim KPK Bilang Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK Keliru, Ungkap Contoh Kasus Suap Meikarta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/alasan-capim-kpk-bilang-operasi-tangkap-tangan-ott-kpk-keliru-ungkap-contoh-kasus-suap-meikarta.jpg)