Cekcok Soal Calon Kepala Desa Huta Rihit, Dorlan dan Lamboi Benamkan Rumapea ke Lumpur hingga Tewas
Kata Jonser, kronologis perkelahian diawali dari perdebatan tentang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Piilkades) di Kabupaten Samosir
Penulis: Arjuna Bakkara |
Melihat itu, Lamboi Rumapea datang memisahkan mereka.
Baca: Begini Nasib Mahasiswa yang Siramkan Bensin pada Polisi Ipda Erwin Yudha hingga Tewas
Baca: Di Hadapan Polisi, Aulia Kesuma Ngaku Menyesal Sewa 4 Pembunuh Bayaran Habisi Suami dan Anak
Baca: Tim SAR Medan Temukan Jenazah Rizky Pranata setelah Pencarian 3 Hari, Terpeleset saat Main di Sungai
Baca: PLN Putuskan Aliran Listrik ke SMK Negeri 2 Kisaran karena Tak Bayar Tunggakan Sebesar Rp 3,4 Juta
Baca: Bocah Perempuan setelah Terjerat Tali Layang-layang yang Dimodifikasi Jadi Tajam dan Berlapis Logam
Namun korban yang sudah dipengaruhi tuak, tidak mau dipisah.
Kesal dengan hal tersebut, Lamboi Rumapea langsung memukulkan tangan kanannya ke arah rahang sebelah kiri korban sebanyak dua Kali.
Mendapat pukulan tersebut, korban pun langsung terjatuh dengan posisi telungkup ke tanah berlumpur.
Baca: Kejaksaan Negeri dan Pemkab Deliserdang Launching Implementasi Aplikasi E-JAGA Desa
Baca: HMA Yusuf Siregar Hadiri Musyawarah Cabang ke XVII PP Kabupaten Deliserdang Tahun 2019
"Setelah korban jatuh, pelaku Lamboi Rumapea dibantu Dorlan Rumapea langsung menimpa dan menekan serta membenamkan wajah korban ketanah berlumpur sampai beberapa menit sambil juga dipukuli pakai tangan dari belakang.
Akibatnya, berdasarkan visum luar di rumah sakit, terjadi pecah pembuluh darah di bagian belakang kepala korban,"
Setelah korban terkapar tidak berdaya, selanjutnya Lamboi Rumapea langsung membawa Dorlan Rumapea dari lokasi kejadian dan pulang ke rumahnya masing-masing," terang Jonser.
Baca: Tips Stalking Gebetan dan Mantan dengan Aman di Instagram, Tak Perlu Takut Ketahuan Lagi Kepoin
Melihat hal itu, warga langsung menghubungi polisi.
Mendapat laporan adanya pertikaian, Kapolsek Nainggolan AKP W Harianja dan jajarannya melakukan pengecekan.
Korban pun dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah, Hadrianus Sinaga si Pangururan.
Saat itu juga, kedua tersangka diamankan dari rumahnya.
Keduanya diboyong Ke Mapolres Samosir, Sabtu (24/8/2019) pukul 1 dini Hari.
(Jun-tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pembunuhan-terhadap-sundung-rumapea.jpg)