Temuan 4 Tengkorak Kini Dikaitkan Hilangnya Tiba-tiba 4 Anggota Keluarga Wanita Tua Pemilik Rumah
Misteri 4 tengkorak manusia yang ditemukan di belakang rumah Misem, warga Desa Pasinggangan, Banyumas, hingga kini belum terungkap
Temuan 4 Tengkorak Kini Dikaitkan Hilangnya Tiba-tiba 4 Anggota Keluarga Wanita Tua Pemilik Rumah
TRIBUN MEDAN.com - Misteri empat tengkorak manusia beserta potongan kerangka tubuh yang ditemukan di belakang rumah Misem, warga Desa Pasinggangan, Kabupaten Banyumas, hingga kini belum terungkap.
Polisi belum bisa mengambil kesimpulan karena masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik.
Namun, kasak kusuk di masyarakat sekitar menyebutkan bahwa keempat tengkorak manusia tersebut diduga adalah satu keluarga.
Keluarga itu diduga masih berhubungan dengan Misem, wanita tua pemilik rumah di lokasi penemuan tengkorak.
Baca: Tagar #IbuKotaBaru Jadi Trending Topic Nomor 1, Disusul Penajam Paser Utara, Kaltim dan Kukar
Baca: Cekcok dengan Sopir Angkot, Kompol Nadapdap KO, Kepala dan Bibir Berdarah, Ini Penjelasan Polisi
Baca: Ebenezer Gultom Tahanan yang Kabur Diantar Orang Tuanya, Terpaksa Jalani Hukuman Tambahan 12 Bulan
Cerita jika keempat tengkorak diduga merupakan satu keluarga memang belum bisa dipastikan, sebab Tim dari Polres Banyumas masih terus menyelidiki.
Pada saat ditemukan, awalnya adalah hanya tengkorak kepala.
Tetapi kemudian ditemukan pula tulang-tulang bagian tubuh lainnya.
Masyarakat sekitar rumah Misem mempercayai jika keempat tengkorak manusia tersebut masih ada hubungan keluarga dengan Misem.
Diduga keluarga itu adalah kakak beradik Ratno, Yono, Heri dan Pipin (anak Ratno).
Masyarakat mengetahui jika keempat anggota keluarga tersebut tiba-tiba "menghilang" dari rumah orangtuanya, Misem sekira lima tahun lalu.
Baca: Ternyata Mourinho Tunggu Zidane Dipecat Madrid agar Bisa Kembali Latih Los Galacticos
Baca: Rapat Deadlock, Direktur RS Martha Friska Tak Bisa Pastikan Pembayaran Gaji Karyawan
Misem adalah wanita tua yang tinggal sendiri di rumah tersebut.
Menurut penuturan Marhadi (34), warga setempat selama ini warga justru mengetahui keempat orang tersebut merantau ke luar kota.
Karena dianggap merantau, wajar jika mereka tidak pernah kembali ke rumah untuk waktu yang lama.
"Warga menganggap keempat orang korban itu keluarganya merantau ke luar kota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/temuan-tengkorak-di-banyumas.jpg)