FAKTA Terbaru di Balik Kasus Bendera Merah Putih dan Makian Rasis, Aksi Makian yang Terekam Kamera

FAKTA Terbaru di Balik Kasus Bendera Merah Putih dan Makian Rasis, Aksi yang Terekam Kamera

Aliansi Mahasiswa Papua
Pria berseragam terlihat melontarkan ancaman dan makian ke arah penghuni asrama Kamasan. (Aliansi Mahasiswa Papua) 

FAKTA Terbaru di Balik Kasus Bendera Merah Putih dan Makian Rasis, Aksi Makian yang Terekam Kamera

Peristiwa lanjutan hingga kini belum berhenti bergulir, termasuk pengiriman ratusan polisi tambahan ke Papua 'demi stabilisasi keamanan'.

TRIBUN-MEDAN.com - Sejumlah fakta baru terungkap, terkait kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya.

Satu di antaranya adalah para oknum TNI yang terekam kamera melontarkan ujaran rasis pada mahasiswa Papua.

Siapa sosoknya, dan bagaimana pernyataan TNI mengenai hal tersebut, berikut faktanya:

Rentetan kejadian itu diibaratkan beberapa pihak sebagai api dan asap alias berhubungan sebab-akibat.

Peristiwa lanjutan hingga kini belum berhenti bergulir, termasuk pengiriman ratusan polisi tambahan ke Papua 'demi stabilisasi keamanan'.

BBC News Indonesia bertemu dan mewawancarai sejumlah pihak yang melihat dan terlibat insiden di Surabaya.

Kejadian di asrama milik Pemprov Papua itu berporos pada dua hal: dugaan perusakan bendera dan makian bernuansa rasialisme.

a
Image caption Massa juga membakar kendaraan roda empat di salah-satu ruas di Kota Manokwari, Papua Barat, Senin (19/09). (SAFWAN ASHARI)

Bagaimana awal mula kasus bendera dan diskriminasi ras?

15 Agustus

Sejumlah pejabat dan personel Satpol PP Kecamatan Tambaksari datang ke pondokan mahasiswa Papua yang kerap disebut Asrama Kamasan. Mereka datang bersama personel Koramil 02/0831 dan Polsekta Tambaksari.

Asrama dan kantor kecamatan berjarak sekitar 350 meter. Adapun Koramil 02/0831 dan Polsekta Tambaksari berkantor di alamat yang sama dengan kecamatan. Tiga institusi ini bernaung dalam konsep tiga pilar kecamatan.

Pejabat kecamatan Tambaksari, yang tak mau identitasnya disebut, menunjukkan kepada BBC tayangan video kedatangan rombongan mereka ke Asrama Kamasan.

a
Image caption Camat Tambaksari, Ridwan Mubarun. (BBC News Indonesia)

Dalam video itu, Camat Tambaksari, Ridwan Mubarun, terlihat berdiri di depan pagar asrama dan bertukar kalimat dengan beberapa mahasiswa Papua.

Sumber: bbc
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved