Satu Ton Padi Terbakar jadi Abu setelah Rumah Kayu Milik Guru SD Pintu Batu Terbakar

Saksi kejadian, Rugun Simbolon mengatakan, awalnya mereka sedang melakukan senam Lansia di halaman sekolah, dan tiba-tiba melihat api menyambar.

Penulis: Arjuna Bakkara |
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Satu Ton Padi Terbakar jadi Abu setelah Rumah Kayu Milik Guru SD Pintu Batu Terbakar. Hubungan arus pendek listrik hingga mengakibatkan percikan api berujung pada kebakaran di Desa Pintu Batu, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir pada Selasa, (6/8/2019). 

Satu Ton Padi Terbakar jadi Abu setelah Rumah Kayu Milik Guru SD Pintu Batu Terbakar

TRIBUN-MEDAN.com - Satu Ton Padi Terbakar jadi Abu setelah Rumah Kayu Milik Guru SD Pintu Batu Terbakar

Hubungan arus pendek listrik hingga mengakibatkan percikan api berujung pada kebakaran di Desa Pintu Batu, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir pada Selasa, (6/8/2019).

Saksi kejadian, Rugun Simbolon mengatakan, awalnya mereka sedang melakukan senam Lansia di halaman sekolah, dan tiba-tiba melihat api menyambar.

"Kami melihat setelah apinya mulai besar. Saya langsung menjerit minta tolong dan membawa anak saya lari dari rumah, soalnya rumah saya bersebelahan dengan rumah yang terbakar ini," ujar Rugun di lokasi.

Katanya, usai senam mereka dengan tiba-tiba melihat api sudah menjalar dan melahap bagian depan rumah. Peristiwa tersebut, dijelaskannya terjadi pada pukul 19:30 WIB.

Dua unit rumah di Desa Pintu Batu, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir ludes dilahap api pada Selasa, 6 Agustus 2019 malam, sekira pukul 19.30 WIB.

Baca: Ketua PMI Kota Medan Ucapkan Terima Kasih Atas Dukungan Wali Kota Medan

Baca: Gubernur Milenial Ini Ternyata Pernah Jual Sepeda Motor untuk Modal Ikutan Pilkada Kota Kembang

Baca: Farhat Abbas Diperiksa Polisi Hari Ini, Beri Sindiran ke Hotman Paris soal Tabrakan dan Tonjok Artis

Ke dua rumah ini merupakan perumahan SD Negeri 173568 Pintu Batu.

Dari keterangan Kepala Sekolah SD Negeri 173568 Pintu Batu, J. Marhulang Panjaitan di lokasi kejadian, api diduga bermula dari hubungan arus pendek listrik hingga mengakibatkan percikan api.

Satu dari dua unit rumah diketahui terbuat dari kayu, hingga api cepat menjalar.

Baca: AKHIR Nasib Model Wanita Simpanan Mantan PM Malaysia, Istri Najib Razak Terseret Skandal Suami

Baca: Ponsel Blackmarket Bakal Diblokir, Begini Cek IMEI Ponsel Resmi via Situs Baru Kemenperin

Warga lain, Marhulang Panjaitan menyampaikan melihat kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan ala kadarnya. 4 unit mobil pemadam milik Pemkab Tobasa pun tiba di lokasi.

"Api akhirnya berhasil dipadamkan 1 jam kemudian. Ini perumahan guru,"jawabnya.

Disebutnya lagi, dua rumah ludes dilahap api. Satu dari dua unit rumah diketahui terbuat dari kayu, hingga api cepat menjalar.

Baca: TERUNGKAP Gadis Ditawarkan Pekerjaan via Facebook, Ternyata Dijadikan PSK Layani Pria Hidung Belang

Baca: Potret Keseruan Darius Sinathrya dan Donna Agnesia Jelajahi Pegunungan Himalaya dengan Sepeda Motor

Informasi dihimpun di lokasi, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran ini, namun kerugian diyakini mencapai hingga ratusan juta rupiah karena ratusan kaleng padi milik korban tidak sempat diselamatkan.

Baca: Armada - Download Lagu MP3 Harusnya Aku, Armada, Unduh Video MP4, Lirik Lagu dan Kunci Gitar

Baca: Ragam Olahan Berbahan Dasar Daging Kambing, Cocok Jadi Menu Idul Adha

Kedua korban yang menghuni rumah adalah Nurcahaya Sinaga yang juga guru disekolah tersebut, dan juga keluarga Kristina Panjaitan.

Satu Ton Padi Terbakar jadi Abu setelah Rumah Kayu Milik Guru SD Pintu Batu Terbakar

(Jun-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved