Korban Hipnotis Anna Serahkan Uang Rp 325 juta, Pelaku Temani Korban Cairkan Tabungan

Peristiwa bermula, pada Selasa (16/7/2019), saat itu Anna hendak ke pasar untuk belanja kebutuhan pokok di seputaran Jalan Jamin Ginting.

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Korban Hipnotis Anna Serahkan Uang Rp 325 juta, Pelaku Temani Korban Cairkan Tabungan. Korban Anna (dua dari kanan) bersama ketua Peradi saat menjelaskan kasus hipnotis yang dialaminya. 

Hingga laki laki itu akhirnya ikut nimbrung dalam percakapan.

"Lalu tiba-tiba laki-laki yang pertama saya temui, berkata sedang menyuruh seorang perempuan menukarkan uang seribu dolar, sudah dua jam katanya dia menunggu," katanya.

Baca: Aurellia Qurratuaini Dihukum Lebih Berat bila Komplain, Tubuh Lembam-lembam Dipukuli Senior

Baca: Ratusan Senior GMKI Medan Siap Dampingi Kader GMKI yang Dilaporkan ke Polisi

"Tiba-tiba perempuan yang saya temui bilang ‘wanita hotel itu pak, yasudah kita keluar aja ke arah Bank BRI dekat sini kita cari mereka,’’ sambungnya.

Lanjut, ketiga orang yang tidak dikenal itu, lantas membujuk Anna untuk ikut ke Bank BRI. Dengan alasan menolong laki-laki yang pertama dijumpai.

Anna pun menuruti permintaan ketiga orang tersebut.

“Diajak saya, terus entah kenapa saya menurut padahal mau belanja. Jadi kami naik mobil. Lalu kata lelaki yang pertama yang kenal kepada wanita itu, bilang gini aja, kalau ada uangmu di bank (pinjam) aja uangmu dulu nanti kita cairkan sekaligus. Ada uangku Rp 100 juta kok di Bank BRI, kata perempuan yang baru ku kenal,” tutur Anna.

Kemudian, perempuan yang bersama Anna turun ke Bank BRI di wilayah Kelurahan Sari Rejo. Sementara Anna di dalam mobil bersama dua orang yang baru dikenalnya plus supir yang membawa mobil.

Baca: Messi Dihukum 3 Bulan Dilarang Tampil Bersama Timnas Argentina Tuduh Wasit Bersekongkol

Baca: BNPB Sebut 1 Orang Meninggal Akibat Gempa Banten, 4 Luka-luka dan 1.050 Orang Mengungsi

“Saya tak tahu transaksi di dalam atau uang diambilnya ke dalam Bank kita tak tahu. Setelah itu dibawanya Rp 100 juta, uang itu dikasih ke orang asing pertama. Lalu orang asing itu berkata nanti kubayar Rp 150 juta. Lumayan kata perempuan tadi, jadi bisa aku buka showroom lagi ada modalku Rp 50 juta,’’ ujar Anna menceritakan sekelumit kisah yang dialaminya.

Setelah itu, Anna ditawari perempuan yang ditemuinya, untuk mengikuti caranya.

"Bagaimana kalau ibu melakukanya. Adakan uang ibu kan lumayan. Biar sepertiku dari Rp100 juta jadi Rp150 juta’, begitu katanya,” sebut Anna.

Saat itu Anna menurut saja apa mau pelaku dan pulang mengambil rekening tabungan bank BNI dan BRI di rumahnya .

“Saya dibawa ke BRI Tanjung Rejo di situ saya sudah enggak tahu. Saya pikir di BRI Jalan Jamin Ginting. Jadi dicairkanlah uang di sana Rp 75 juta,’’ ingat Anna.

Baca: 1 Korban KM Pieces Ditemukan Selamat Mengapung 3 Hari di Lautan, 30 Orang Lainnya Hilang

Baca: Rocky Gerung Sebut Elit Politik Kubu Oposisi Harusnya Sama Kedudukannya dengan Perdana Menteri

Setelahnya, Anna berama para pelaku datang ke BNI USU untuk mencairkan deposito dan tabunganya.

“Jadi kata pegawai kok diambil, kan belum jatuh tempo. Terus dijawab perempuan tadi ‘Iya mau bangun rumah, ia kubilang lah. Terus dicairkanlah uang tadi Rp 250 juta,’’ beber Anna.

Usai mengambil uang, Anna kembali naik mobil bersama komplotan pelaku hipnotis.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved