Selasa, 7 Juli 2026

TRIBUN WIKI

Bulu Cina, Desa dengan Nama Unik di Deli Serdang Kawasan Perkebunan Tembakau Nusantara

Bulu Cina adalah desa di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Tayang:
Editor: Array A Argus
Facebook Bulu CIna File
FORO BERSEJARAH- Dua kolase foto bersejarah dimana sebelah kiri adalah foto kelenteng zaman dulu di Bulu Cina, dan sebelah kanan adalah Administratur (adm) Sijthof dan J.H. Blumer di tengah perkebunan tembakau di Bulucina (Deli-Maatschappij) tahun 1913. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Masyarakat di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, Deli Serdang dan Binjai pasti sudah tidak asing dengan yang namanya Bulu Cina.

Sepintas, nama ini terdengar unik dan mengundang tanya bagi mereka yang baru pertama kali mendengarnya.

Maklum saja, karena memang Bulu Cina tidak setenar wilayah lain di sekitar Medan dan Deli Serdang.

Tapi siapa sangka, bahwa Bulu Cina ini adalah wilayah yang menyimpan berbagai sejarah di masa lampau.

Baca juga: Asal Usul Hamparan Perak Cikal Bakal Pemerintahan Adat Kesultanan Deli

Bulu Cina merupakan desa di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Namanya yang unik langsung melekat diingatakan, ketika kita membahas kawasan ini.

Yang sering jadi pertanyaan masyarakat adalah kenapa nama desa itu diberi nama Bulu Cina?

Apakah di sana banyak orang-orang berbulu yang kemudian bersuku Cina?

Jawabannya tidak benar, dan tidak juga salah.

Baca juga: RSU Ibu Kartini Kisaran: Jejak Kolonial Belanda di Asahan

Untuk melihat lebih lanjut asal usul nama Bulu Cina, Tribun-medan.com sudah merangkumnya dari berbagai sumber yang valid.

Harapannya, informasi ini bisa jadi referensi masyarakat dan pengetahuan baru bagi mereka yang belum pernah mendengar tentang Bulu Cina.

RUMAH ADMINISTRATOR- Para Planter berpose di depan rumah Administrator (adm) tabaksonderneming Boeloe Tjina tahun 1885 yang kini masuk kawasan Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.
RUMAH ADMINISTRATOR- Para Planter berpose di depan rumah Administrator (adm) tabaksonderneming Boeloe Tjina tahun 1885 yang kini masuk kawasan Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. (Facebook Bulu CIna File)

Desa Tua di Kawasan Hamparan Perak

Pada masa lampau, Bulu Cina ini masuk dalam kawasan Urung Sepuluh Dua Kuta yang dipimpun Datuk Setia Raja.

Datuk Setia Raja adalah bagian dari Kesultanan Deli. 

Baca juga: 5 Gedung Bersejarah di Medan, Peninggalan Kolonial Belanda, Jadi Saksi Bisu Sejarah

Menurut kajian sejarah mengenai pemerintahan adat Kesultanan Deli yang ditulis oleh John G. Perret dan Anthony Reid, kawasan Hamparan Perak telah berkembang sebagai daerah permukiman dan pertanian sejak berabad-abad lalu.

Letaknya yang berada di dataran rendah dekat pesisir Selat Malaka menjadikan kawasan ini mudah diakses melalui sungai-sungai besar, terutama Sungai Deli dan Sungai Belawan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 02:00 WIB
Portugal
Portugal
0 - 1
Spain
Spanyol
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 07:00 WIB
United States
Amerika Serikat
1 - 4
Belgium
Belgia
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 23:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Egypt
Mesir
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved