Selasa, 30 Juni 2026

TRIBUN WIKI

Profil DR TD Pardede, Konglomerat Batak Pertama Menteri Berdikari Era Soekarno

Tumpal Dorianus Pardede, atau T.D. Pardede adalah konglomerat Batak pertama yang ada di Sumatera Utara.

Tayang:
Editor: Array A Argus
Pinterest/Ruud Hoff/ANP
TIBA DI BELANDA- Tumpal Dorianus Pardede, Wakil Menteri Menko Deperindra urusan Berdikari Republik Indonesia, saat tiba di bandara Schiphol, Belanda, 1966. 

Semasa hidupnya, TD Pardede dikenal sebagai konglomerat Batak karena memiliki sejumlah bisnis, mulai dari tekstil, perhotelan, perkebunan, dan berbagai perusahaan lain.

Baca juga: Profil Boy Arnez Arabi, Atlet Voli Labuhanbatu Peraih 2 Penghargaan AVC Mens 2026

Dari catatan Tribun-medan.com, TD Pardede tidak langsung kaya begitu saja.

Anak dari Willem Pardede dan Toing Joanna br. Tambunan ini memulai usahanya dari bawah.

Suami dari Hermina br. Napitupulu ini mengawali usahanya dengan membuka kedai tuak.

Ia mengembangkan usahanya dengan berdagang kain dari kampung ke kampung, berjualan hasil bumi.

Putri TD Pardede, Indriany Pardede pernah mengisahkan perjuangan sang ayah.

Baca juga: Profil Kombes Pol Mohammad Rendra Salipu, Dansat Brimob Polda Sumut Berpengalaman di Wilayah Konflik

Ketika pendudukan Jepang, ayahnya pernah menjadi pedagang gula Batak untuk daerah Tapanuli, yang tidak memiliki banyak saingan. 

Dari sana, TD Pardede terus membangun usaha, hingga kemudian dilirik oleh Presiden Soekarno untuk dijadikan Menteri Berdikari.

Kiprah dan Jasa

Meski dikenal sebagai sosok kaya raya pada zamannya, hal itu tak membuat TD Pardede berlaku sombong/

Ia justru aktif di lingkungan gereja, pendidikan, dan organisasi ekonomi.

Bahkan, ayah dari 9 anak ini pernah berkutat di dunia olahraga, khususnya sepak bola.

Karena kecintaannya pada dunia sepak bola, TD Pardede mendirikan sejumlah klub sepak bola.

Baca juga: Profil Mahyaruddin Salim Batubara, Wali Kota Tanjung Balai Harta Kekayaan Rp 7, 1 Miliar

Di awal kejayaannya, ia sempat mendirikan Pardedetex, hingga Harimau Tapanuli.

Kelak, klub tersebut berubah menjadi PSMS Medan.

Namun, kecintaannya akan dunia sepak bola sempat membuatnya kecewa.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 32 - Babak 32 Besar
Selasa, 30 Juni 2026 | 00:00 WIB
Brazil
Brasil
2 - 1
Japan
Jepang
Round of 32 - Babak 32 Besar
Selasa, 30 Juni 2026 | 03:30 WIB
Germany
Jerman
1 - 1
Paraguay
Paraguay
Round of 32 - Babak 32 Besar
Selasa, 30 Juni 2026 | 08:00 WIB
Netherlands
Belanda
Live
Morocco
Maroko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved