Berita Viral

SOSOK Shindy Lutfiana, MC Cerdas Cermat Viral Diduga Kena Mental, Akun IG Langsung Hilang

Shindy Luthfiana adalah seorang pembawa acara (MC) yang menjadi sorotan publik setelah memandu Lomba Cerdas Cermat (LCC).

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Facebook
DIBURU WARGANET- Shindy Luthfiana, seorang pembawa acara (MC) cerdas cermat diburu warganet setelah kasus di Kalimantan Barat viral. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok Shindy Luthfiana kini tengah dicari-cari oleh warganet.

Ia adalah seorang pembawa acara (MC) yang memandu final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Saat kegiatan lomba berlangsung, terjadi hal yang tidak diinginkan.

Dimana Regu C menjadi korban kekeliruan dewan juri, dan harus mendapatkan pengurangan skor.

Mirisnya, saat Regu C protes, Shindy Luthfiana yang memandu acara dinilai netizen tidak berempati.

Ia menyebut bahwa dewan juri yang hadir sudah sangat kompeten dan teliti.

"Baik adik-adik, mohon diterima keputusan dewan juri. Karena tentunya dewan juri yang hadir hari ini sudah sangat berkompeten dan sangat teliti untuk mendengarkan jawaban dari adik-adik," ujar Shindy.

Shindy menuding bahwa Ocha (anggota Regu C) lah yang salah, bukan dewan juri.

"Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja, nanti mungkin bisa dilihat tayangan ulangnya setelah acara selesai," kata Shindy.

Awal Mula Kasus Ini Viral

Dari video yang viral di media sosial, peristiwa yang bikin geram warganet tersebut berawal dari sesi tanya jawab saat acara.

Pembawa acara menanyakan seputar mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Pimpinan BPK dipilih dari dan oleh anggota. Namun untuk menjadi anggota BPK, keterkaitan dengan perwakilan daerah tetap dijaga. DPR dalam memilih anggota BPK diwajibkan untuk memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?" tanya juri.

Baca juga: Profil dan Sejarah Bus ALS, 2 Kali Tanggal 6 Mei Selalu Ada Penumpang Tewas

Saat itu, Regu C yang mewakili SMA Negeri 1 Pontianak menekan bel lebih dulu dan menjawab.

"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," kata peserta wanita dari Regu C. 

Merespon jawaban tersebut, Dyastasita Widya Budi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Setjen MPR RI itu lantas memberikan skor minus lima.

Alasannya, karena jawaban Regu C salah.

Baca juga: Profil Dante Sinaga, Eks Pejabat PT Inalum yang Didakwa Merugikan Negara Rp 141 Miliar

Kemudian, Regu B dari SMA Negeri 1 Sambas mengambil alih jawaban. 

"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," kata perwakilan Regu B.

Anehnya, Regu B malah dapat skor 10.

Padahal jawabannya sama dengan Regu C.

"Iya, inti jawabannya sudah benar. Nilai 10," kata Dyastasita.

Baca juga: Profil Andi Gani Nena Wea, Presiden Buruh Staf Ahli Kapolri, Jam Tangan Mewah Jadi Sorotan

Karena merasa terjadi kekeliruan, Regu C protes. 

Mereka merasa jawabannya sama dengan yang disampaikan oleh Regu B.

Namun, Dyastasita mengelak.

"Tadi disebutkan regu C ya, itu pertimbangan dari DPD-nya tidak ada. DPR tadi. Jadi Dewan Juri tadi berpendapat nggak ada itu Dewan Perwakilan Daerah," kata Dyastasita.

Baca juga: Profil Muara Panusunan Lubis, Dekan Fakultas Kedokteran USU Ahli di Bidang Kesehatan Wanita

Situasi pun makin panas ketika Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR Indri Wahyuni ikut menyudutkan Regu C. 

"Begini ya, kan sudah diperingatkan dari awal ya, artikulasi itu penting ya. Jadi biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas. Kalau menurut kalian sudah, tapi Dewan Juri menilai kalian tidak karena tidak mendengar artikulasi kalian dengan jelas, ya itu artinya Dewan Juri berhak memberikan nilai -5. Jadi sekali lagi kami peringatkan artikulasi diperhatikan ya," tegas Indri Wahyuni.

Shindy Luthfiana, yang bertindak sebagai pembawa acara dianggap ikut memojokkan peserta yang mendapat perlakuan tidak adil.

Ia justru meminta agar peserta melihat tayangan ulang di akhir acara.

Baca juga: Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Mantan Ajudan Prabowo di Kopassus Kini Jadi Kepala BAIS

Sosok Shindy Luthfiana

Shindy Luthfiana adalah seorang pembawa acara (MC).

Belum ada informasi resmi data diri pribadi Shindy.

Namun, dari beberapa foto yang beredar, ia sudah sering dipercaya menjadi pemandu acara.

Bukan cuma acara pemerintahan, tapi juga swasta.

Shindy Luthfiana sempat memiliki akun media sosial Instagram.

Akun medsos tersebut yakni @shindy_lutfiana.mc, dan @shindy_mc_wedding.

Namun, sejak kasus cerdas cermat ini mencuat, kedua akun tersebut raib.

Netizen menduga bahwa Shindy Luthfiana telah 'kena mental' lantaran langsung ikut diserang warganet.

Tribun-medan.com sempat menelusuri jejak digital Shindy Luthfiana.

Namun yang tersisa hanyalah Facebook miliknya.

Di laman LinkedIn, ada nama serupa.

Namun belum dapat dipastikan apakah itu orang yang sama atau bukan.

Disebutkan di laman LinkedIn tersebut, Shindy Luthfiana yang sempat memiliki halaman itu pernah berkuliah di Universitas Muhammadiyah Tangerang.(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved