Kecelakaan Bus ALS di Muratara

Profil dan Sejarah Bus ALS, 2 Kali Tanggal 6 Mei Selalu Ada Penumpang Tewas

Bus ALS tercatat dua kali mengalami kecelakaan maut setiap tanggal 6 Mei. Tahun 2025 dan 2026, ada belasan penumpang tewas.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
ChatGPT
KECELAKAAN MAUT- Bus ALS sudah dua kali mengalami kecelakaan maut sepanjang setahun terakhir. Tahun 2025 di tanggal 6 Mei, 12 penumpang tewas, dan 6 Mei 2026, 16 penumpang tewas. 

"Kita belum tahu pasti (identitas) dan tujuannya. Kalau di bus itu biasanya ada naik turunnya itu," kata Alwi, saat dikonfirmasi Tribun-medan.com, Rabu (6/5/2026).

Informasi di lapangan menyebutkan, tragedi mengerikan ini berlangsung ketika bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL sedang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi dengan membawa 18 orang penumpang dan awak kendaraan.

Baca juga: Sosok Sopir Bus ALS yang Tewas di Sumsel, Sempat Masuk Lubang Lalu Adu Kambing dengan Truk Tangki

BUS KECELAKAAN TERBAKAR - Polisi mengungkap dugaan penyebab kebakaran usai kecelakaan Bus ALS vs Truk isi BBM. Api diduga berasal dari minyak mentah yang menyambar ke mobil saat kecelakaan terjadi.
BUS KECELAKAAN TERBAKAR - Polisi mengungkap dugaan penyebab kebakaran usai kecelakaan Bus ALS vs Truk isi BBM. Api diduga berasal dari minyak mentah yang menyambar ke mobil saat kecelakaan terjadi. (TRIBUN MEDAN/Istimewa)

Sementara itu, truk tangki bermuatan bahan bakar minyak bernomor polisi BG-8196-QB melaju dari arah sebaliknya, yaitu dari Jambi menuju Lubuklinggau.

Menurut laporan yang ada, saat melewati lokasi kejadian, sopir bus ALS tiba-tiba membelokkan kendaraannya ke sisi kanan jalan.

Hal ini diduga dilakukan untuk menghindari lubang yang cukup besar di badan jalan.

Namun, tindakan tersebut dilakukan secara tiba-tiba dan membuat bus masuk ke jalur berlawanan, tepat saat truk tangki sedang lewat di tempat yang sama.

Baca juga: PENUMPANG ALS Sebut Bus Tak Layak Jalan, Sering Alami Masalah Mesin dan Radiator Panas

Jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga tabrakan hebat tidak dapat dihindarkan lagi.

Benturan yang sangat kuat menyebabkan tangki penyimpan bahan bakar di truk pecah dan isinya tumpah ke jalan serta menempel pada kedua kendaraan.

Akibat gesekan dan benturan, muncul percikan api yang segera menyambar tumpahan bahan bakar, sehingga kedua kendaraan langsung terbakar hebat dalam waktu yang sangat singkat.

Api menyebar dengan sangat cepat dan membuat suasana di lokasi menjadi sangat mencekam.

Baca juga: PENGAKUAN Kernet Bus ALS Oleng Karena Hindari Lubang Berakhir Adu Kambing dengan Mobil Tangki

Warga sekitar yang melihat kejadian segera berusaha membantu dan menelepon layanan darurat seperti Pemadam Kebakaran, Kepolisian, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Namun, karena api membesar begitu cepat, sebagian besar korban tidak sempat menyelamatkan diri dan terjepit di dalam kendaraan.

Tim penanganan darurat yang tiba di lokasi berusaha memadamkan api dan mengeluarkan korban, tetapi butuh waktu cukup lama karena kobaran api yang sangat besar.

Dari insiden ini, tercatat sebanyak 16 orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban terdiri dari 13 penumpang bus, sopir bus, serta sopir dan kernet truk tangki.

Baca juga: Bus ALS Masuk ke Jalur Lawan Arah dan Tabrak Truk Tangki BBM, Sebanyak 16 Orang Tewas

Selain itu, ada 4 orang lainnya yang selamat, di antaranya 3 orang mengalami luka berat dan 1 orang lainnya luka ringan, dan segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved