Kalender Jawa

Kalender Jawa 2 Mei 2026 Weton Sabtu Wage, Jangan Angkuh dan Lupakan Keluarga

Kalender Jawa weton Sabtu Wage 2 Mei 2026 bertepatan dengan 15 Selo/Dulkaidah 1959 Dal neptu 13.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest/WH Official
PERTUNJUKAN WAYANG- Ilustrasi pertunjukan wayang kulit yang merupakan kesenian masyarakat Jawa. 
Ringkasan Berita:
  • Bila melihat kalender Jawa weton Sabtu Wage 2 Mei 2026, hari ini bertepatan dengan 15 Selo/Dulkaidah 1959 Dal
  • Jumlah neptu hari ini senilai 13
  • Neptu tersebut merupakan kombinasi dari Sabtu 9 dan Wage 4
  • Arah keberuntungan weton ini ada di Selatan

TRIBUN-MEDAN.COM,- Menurut kalender Jawa weton Sabtu Wage 2 Mei 2026, hari ini bertepatan dengan 15 Selo/Dulkaidah 1959 Dal atau 15 Zulkaidah 1447 Hijriah.

Jumlah neptunya hari ini senilai 13.

Neptu tersebut merupakan kombinasi dari Sabtu 9 dan Wage 4.

Bila melihat Primbon Jawa, hari ini masih berada pada wuku Kurantil.

Baca juga: Kalender Jawa 1 Mei 2026 Weton Jumat Pon, Jangan Suka Marah-marah

Menurut catatan Primbon Jawa, watak orang dengan weton Sabtu Wage pada wuku Kurantil memiliki kepribadian yang unik: kuat pendirian namun selalu mau melihat ke dalam diri sendiri untuk memperbaiki kekurangan.

Sifat ini sering disamakan dengan Lakuning Lintang atau perilaku bintang, mereka bisa tampak tenang dan bersinar di tengah keramaian, namun di saat yang sama suka menyendiri untuk merenung dan menenangkan hati.
 
Secara garis besar, watak utama pemilik weton ini sangat menguntungkan dalam kehidupan sehari-hari maupun pekerjaan.

WAYANG KULIT- Ilustrasi pertunjukan wayang kulit dalam kesenian Jawa.
WAYANG KULIT- Ilustrasi pertunjukan wayang kulit dalam kesenian Jawa. (Pinterest)

Baca juga: Kalender Jawa Weton Kamis Pahing 30 April 2026, Jangan Terlena Akan Pujian

Mereka dikenal rajin bekerja, sabar menghadapi masalah, setia pada janji maupun orang terdekat, serta memiliki jiwa dermawan yang senang berbagi dengan sesama.

Namun, di balik kebaikan itu, ada sisi yang perlu dijaga: mereka bisa mudah marah jika kesabarannya habis, cemburuan dalam hubungan, dan berpotensi boros jika tidak pandai mengatur keuangan.

Dalam hal posisi sosial atau pekerjaan, karakter mereka mirip dengan sapi yang patuh dan setia kepada pemimpinnya, sehingga biasanya lebih cocok bekerja sebagai pelaksana atau bawahan daripada memegang tampuk kepemimpinan.

Baca juga: Kalender Jawa 29 April 2026 Weton Rabu Legi, Hindari Berutang

Menariknya, mereka sering kali memiliki bakat alami dalam berdagang, terutama jika dijalankan pada waktu malam hari.

Pengaruh Wuku Kurantil memberikan corak tersendiri pada kepribadian mereka.

Wuku yang dilambangkan dengan bumi terbelah ini membawa sifat yang suka merenung dan berpikir mendalam sebelum bertindak.

Di sisi lain, orang di bawah wuku ini terkadang terlihat angkuh atau sulit didekati, namun sesungguhnya mereka sangat menjaga etika dan norma yang berlaku di masyarakat.

Baca juga: Kalender Jawa 28 April 2026 Weton Selasa Kliwon, Berpuasalah Kendalikan Diri

WAYANG KULIT- Ilustrasi wayang kulit yang merupakan kesenian masyarakat Jawa.
WAYANG KULIT- Ilustrasi wayang kulit yang merupakan kesenian masyarakat Jawa. (Pinterest/Amaramzari)

Lambang bumi terbelah juga mengingatkan mereka untuk selalu berhati-hati dalam setiap langkah, karena keputusan yang salah bisa membawa dampak besar.

Dukungan dari Dewa Langsur menambah ketegasan hati dan keberanian dalam diri mereka, meskipun hal ini juga membawa pesan peringatan: kemalangan atau kesulitan sering kali muncul akibat sifat boros yang tidak dikendalikan sejak dini.

Kondisi hidup mereka pun sering diwarnai hal yang agak ironis: meskipun mereka rajin bekerja dan bersikap ramah kepada siapa saja, mereka kerap menjadi sasaran fitnah atau justru terkena musibah yang tidak terduga.

Baca juga: Kalender Jawa 27 April 2025 Weton Senin Wage, Jangan Terlalu Boros

Hal ini sering dianggap sebagai ujian agar mereka tetap rendah hati dan tidak cepat sombong saat mendapatkan pujian atau kesuksesan.

Oleh karena itu, kunci utama bagi pemilik weton dan wuku ini adalah selalu mawas diri, menjaga sikap tetap rendah hati dalam keadaan senang, dan tetap tabah saat menghadapi kesulitan.

Sikap waspada dan tidak mudah percaya sepenuhnya pada orang yang baru dikenal juga sangat disarankan agar terhindar dari masalah yang tidak perlu.

Jika dilihat dari sisi kelebihan, mereka memiliki sejumlah kekuatan yang menjadi modal besar untuk meraih kesuksesan.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Sabtu Pahing 25 April 2026, Kendalikan Amarah Anda!

Sifatnya yang pendiam dan tidak suka memamerkan kelebihan membuat mereka tampak berwibawa dan dipercaya orang lain.

Mereka juga sangat tekun dan telaten dalam menjalankan usaha, sehingga jika diseriusi, bisnis yang dikelola bisa berkembang pesat.

Selain itu, mereka dikenal enak diajak bicara, pandai menjaga perasaan orang lain, dan selalu mengutamakan kedamaian daripada pertengkaran.

WAYANG KULIT- Ilustrasi kesenian wayang kulit yang merupakan bagian dari tradisi masyarakat Jawa.
WAYANG KULIT- Ilustrasi kesenian wayang kulit yang merupakan bagian dari tradisi masyarakat Jawa. (Pinterest/ReizenNaarIndonesie.nl)

Baca juga: Kalender Jawa 24 April 2026 Weton Jumat Legi, Jangan Terlalu Galak

Berkat sifat-sifat positif ini, banyak di antara mereka yang akhirnya bisa hidup sejahtera, baik dari segi materi maupun ketenangan batin.

Namun, ada beberapa kelemahan yang harus selalu diperhatikan dan diperbaiki agar hidup menjadi lebih seimbang.

Salah satu sisi terlemah mereka adalah mudah merasa gelap pikiran atau putus asa saat menghadapi masalah berat.

Ketika kesuksesan sudah diraih, terkadang mereka menjadi lupa diri dan mengabaikan keluarga atau orang-orang yang pernah membantu di masa sulit.

Baca juga: Kalender Jawa 23 April 2026 Weton Kamis Kliwon, Kendalikan Emosi Anda

Tekanan berat juga bisa membuat emosi mereka meledak-ledak secara tiba-tiba, yang berpotensi merusak hubungan baik dengan orang lain.

Tak hanya itu, di balik sikap tegasnya, mereka sebenarnya sering merasa kurang percaya diri dan ragu dengan kemampuan sendiri, sehingga kadang melewatkan peluang emas yang ada di depan mata.

Dengan memahami berbagai sisi watak ini, orang yang lahir pada Sabtu Wage di Wuku Kurantil diharapkan bisa memaksimalkan kelebihan yang dimiliki dan perlahan memperbaiki kelemahan agar hidup menjadi lebih harmonis dan bahagia.

Baca juga: Kalender Jawa 22 April 2026 Weton Rabu Wage, Selalu Hadirkan Vibes Positif

Arah Keberuntungan

Menurut Primbon Jawa, orang yang lahir pada weton Sabtu Wage di bawah pengaruh Wuku Kurantil memiliki arah keberuntungan utama ke arah Selatan.

Arah ini sangat selaras untuk mendatangkan kelancaran dalam hal sandang dan pangan, serta membuka peluang rezeki berlimpah, terutama untuk usaha dagang atau pekerjaan yang dijalankan pada malam hari, mengingat energi neptu 13 pada weton ini sangat cocok dengan arah tersebut. 

Sebaliknya, arah Utara sebaiknya dihindari jika berkaitan dengan urusan pangan atau kebutuhan pokok.

Pengaruh Wuku Kurantil juga menandakan bahwa hari kelahiran mereka sendiri, yaitu Sabtu Wage, adalah waktu yang sangat baik untuk melakukan berbagai aktivitas penting seperti mencari nafkah, berbisnis, atau menangkap ikan.

Namun, ada pantangan yang perlu diingat: selama tujuh hari berturut-turut, mereka disarankan tidak melakukan kegiatan memanjat atau aktivitas yang bersifat "ke bawah" guna menghindari risiko musibah atau kesulitan.

Secara umum, rezeki mereka akan berjalan lancar dan stabil selama mau bekerja keras serta mampu menahan diri dari sifat boros.

Untuk memaksimalkan potensi keberuntungan tersebut, ada beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan.

Saat hendak memulai usaha atau memulai aktivitas pencaharian, usahakan posisi tubuh menghadap ke arah Selatan; jika tidak memungkinkan, arah Timur bisa dijadikan pilihan alternatif yang mendukung.

Mengingat kesesuaian energinya, mengutamakan pekerjaan atau usaha yang beroperasi pada malam hari juga disarankan agar hasilnya lebih maksimal.

Selain itu, melakukan tradisi sederhana seperti menyajikan sesaji tumpeng pecel dipercaya dapat membantu menyeimbangkan energi dan menjaga kelancaran rezeki sepanjang waktu.

Jangan lupa untuk memanfaatkan hari kelahiran sendiri sebagai momen utama saat ingin memulai rencana besar atau keputusan penting demi kesuksesan jangka panjang.

Pantangan

Berdasarkan pengetahuan Primbon Jawa, orang yang lahir pada weton Sabtu Wage di bawah pengaruh Wuku Kurantil memiliki sejumlah pantangan yang sebaiknya dipatuhi demi keselamatan dan kelancaran hidup.

Pantangan utama yang wajib diperhatikan adalah tidak memanjat pohon maupun bangunan selama tujuh hari setelah mengadakan selamatan, karena hal ini dianggap berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan atau jatuh.

Secara umum dalam masa tujuh hari wuku tersebut, mereka juga disarankan menjauhi segala aktivitas yang bergerak atau mengarah ke posisi bawah, serta menghindari kegiatan tertentu seperti melangsungkan pernikahan, berkumpul dalam keramaian besar, menanam tanaman, maupun menjalin hubungan pertemanan dengan orang yang mudah memicu pertengkaran.

Untuk melindungi energi diri dari bahaya dan gangguan, disarankan menyajikan sesaji berupa tumpeng pecel dan ayam putih blorok sesuai tradisi yang berlaku.

Selain pantangan dari sisi wuku, ada pula larangan khusus berdasarkan karakteristik weton Sabtu Wage.

Mereka sebaiknya tidak merantau ke tempat yang sangat jauh dari kampung halaman, tidak mengenakan pakaian berwarna kuning, tidak mengabaikan ibadah, serta menghindari mengonsumsi daging burung atau hewan yang bisa terbang.

Perlu diingat juga untuk tidak melakukan perjalanan jauh, membuka usaha baru, maupun mengadakan hajatan besar pada hari was, yaitu Senin Legi, Rabu Pon, Jumat Kliwon, dan Selasa Wage.

Dari segi sikap dan perilaku, mereka harus menjauhi sifat sombong saat dipuji karena hal ini membuatnya mudah tertipu, serta menghindari keserakahan, pikiran yang gelap, sifat melupakan keluarga saat sudah sukses, perkataan yang tidak terjaga, dan ledakan emosi yang tidak terkendali.

Sebagai pengganti, disarankan untuk fokus bekerja keras, terutama mengembangkan usaha perdagangan pada malam hari yang diyakini membawa keberuntungan besar bagi mereka.(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved