TRIBUN WIKI

Susunan Upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 yang Bisa Jadi Acuan Kegiatan

Ada 17 tahapan dalam susunan upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 yang bisa dijadikan pedoman.

Tayang:
Editor: Array A Argus
Pinterest/Lu'lu'il Maknun
UPACARA- Sejumlah siswa yang bertugas dalam kegiatan upacara tampak bersiap sebelum memasuki lapangan upacara. 

9. Pembacaan teks Ikrar Pelajar Indonesia diikuti oleh seluruh murid (khusus untuk satuan pendidikan formal);

10. Pembacaan Keputusan Presiden RI tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dan penyematan lencana kepada penerima Satyalancana Karya Satya (jika ada);

Baca juga: Peringati Hari Pendidikan Nasional, Bupati Dairi Eddy Berutu Harap Mutu Pendidikan Terus Meningkat

11. Amanat pembina upacara (Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah);

12. Menyanyikan Lagu Wajib Nasional;

13. Pembacaan doa*;

14. Laporan Pemimpin Upacara;

15. Penghormatan kepada Pembina Upacara;

16. Pembina Upacara meninggalkan mimbar upacara;

17. Upacara selesai, dapat dilanjutkan dengan mata acara tambahan (khusus untuk satuan pendidikan formal menyanyikan dan/atau mendengarkan lagu Rukun Sama Teman bersama-sama).

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas-1 Medan melaksanakan kegiatan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas-1 Medan melaksanakan kegiatan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 (Istimewa)

10 contoh pidato Hari Pendidikan Nasional 2026

Berikut ini adalah 10 contoh pidato Hari Pendidikan 2026 yang bisa kamu jadikan acuan saat upacara sekolah.

1. Contoh pidato Hari Pendidikan Nasional 2026

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua.

Bapak, Ibu, dan Saudara-saudari yang saya hormati,
Hari ini, dalam semangat Hari Pendidikan Nasional 2026, kita bersama-sama meneguhkan kembali komitmen kita terhadap pentingnya pendidikan bermutu bagi seluruh anak bangsa.

Pendidikan adalah pilar peradaban. Ki Hadjar Dewantara telah mengajarkan bahwa pendidikan sejatinya menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak kita, agar mereka mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.

Partisipasi semesta yang kita gaungkan hari ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah gerakan nyata. Seluruh unsur bangsa—keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat—harus bersatu, bergandeng tangan, membangun pendidikan yang inklusif dan bermutu untuk semua.

Mari kita perkokoh nasionalisme di hati kita. Mari kita jawab tantangan zaman dengan kerja nyata dan semangat pantang menyerah.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved