1 Mei: Hari Buruh Internasional (May Day)
2 Mei: Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)
5 Mei: Hari Bidan Internasional
8 Mei: Hari Palang Merah Internasional
10 Mei: Hari Lupus Dunia
15 Mei: Hari Keluarga Internasional
17 Mei: Hari Buku Nasional & Hari Lahir Perpustakaan Nasional RI
20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional
21 Mei: Hari Peringatan Reformasi
29 Mei: Hari Lanjut Usia Nasional .
31 Mei: Hari Tanpa Tembakau Sedunia
Ide Kegiatan saat Tanggal Merah Disesuaikan dengan Momen
Karena bertepatan dengan Hari Buruh, kegiatan bisa disesuaikan dengan suasana penghargaan atas kerja keras sepanjang waktu.
- Wisata alam dekat kota: Pergi ke gunung, air terjun, atau danau yang jaraknya 2–3 jam dari tempat tinggal. Cocok untuk melepas lelah dan menenangkan pikiran. Contoh di Medan: Air Terjun Sipiso-piso, Danau Toba, atau Bukit Lawang.
- Acara santai bersama teman sekerja: Mengadakan piknik, makan bersama, atau acara kecil untuk saling berbagi pengalaman dan semangat. Bisa juga membuat acara diskusi ringan tentang hak-hak pekerja atau harapan ke depan.
- Waktu untuk hobi: Lakukan hal yang sudah lama ingin Anda lakukan tapi tidak sempat, seperti melukis, menulis, berkebun, atau belajar keterampilan baru.
- Kunjungan ke tempat bersejarah: Mengunjungi museum, monumen, atau tempat yang berkaitan dengan perjuangan hak pekerja untuk menambah wawasan.
Bertepatan dengan Kenaikan Yesus Kristus, momen ini sangat cocok untuk kegiatan yang bernapaskan ketenangan, kebersamaan, dan makna.
- Perayaan keagamaan: Ikuti ibadah di gereja atau tempat ibadah, lalu adakan makan bersama dengan keluarga atau tetangga setelahnya.
- Perjalanan ke tempat ziarah atau tempat suci: Pergi ke tempat yang memiliki makna rohani, baik di dalam maupun luar kota, untuk berdoa dan merenung.
- Liburan keluarga lengkap: Karena liburnya cukup panjang, bisa merencanakan perjalanan ke tempat wisata yang agak jauh, misalnya ke Pulau Samosir, Berastagi, atau tempat wisata budaya lainnya.
- Mengadakan acara di rumah: Mengundang kerabat jauh untuk berkumpul, memasak makanan khas bersama, dan bercerita tentang masa lalu.
Hari ini memiliki makna tentang pengorbanan, persaudaraan, dan berbagi.
- Melaksanakan ibadah: Hadir di masjid atau tempat ibadah untuk melaksanakan sholat Idul Adha dan mendengarkan khotbah.
- Berbagi daging kurban: Ikut serta dalam penyembelihan hewan kurban dan membagikan daging kepada tetangga, kerabat, dan orang yang membutuhkan.
- Kunjungan ke sanak saudara: Mengunjungi kerabat yang tinggal di daerah lain untuk mempererat hubungan kekeluargaan.
- Kegiatan sosial: Mengadakan kunjungan ke panti asuhan, panti jompo, atau lingkungan yang membutuhkan untuk berbagi makanan dan kasih sayang.
Momen ini istimewa karena menggabungkan dua hari besar agama, sehingga suasana sangat damai dan penuh makna.
- Wisata ke tempat ibadah berbagai agama: Mengunjungi vihara, masjid, gereja, atau tempat ibadah lainnya untuk melihat keindahan arsitektur dan memahami nilai-nilai yang ada. Contoh di sekitar Medan: Vihara Gunung Timur, Masjid Raya Al-Mashun, atau Gereja Katedral Medan.
- Perjalanan ke tempat yang tenang: Pergi ke daerah pegunungan atau pantai yang tidak terlalu ramai untuk menikmati keindahan alam dan ketenangan.
- Mengikuti acara perayaan Waisak: Ikut serta dalam prosesi penerangan lampion, doa bersama, atau upacara di vihara yang diadakan pada tanggal 31 Mei.
- Kegiatan kreatif bersama: Membuat kerajinan tangan, memasak makanan khas berbagai daerah, atau mengadakan pameran kecil tentang budaya dan nilai-nilai kebaikan.
(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan