TRIBUN WIKI
Profil Said Aqil Siroj, Eks Ketum PBNU yang Sekarang Jadi Komisaris Utama PT KAI, Hartanya Rp 45 M
Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj adalah mantan Ketua Umum PBNU yang sekarang menjabat Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj adalah mantan Ketua Umum PBNU
- Ia sempat dipercaya sebagai anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI
- Saat ini, Said Aqil Siroj menjabat sebagai Komisaris Utama PT KAI
TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok dan profil Said Aqil Siroj mencuri perhatian warganet.
Ia adalah mantan Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU) dua periode, yakni 2010–2015 dan 2015–2020.
Setelah tak aktif di PBNU, Said Aqil Siroj sempat dipercaya menjabat sebagai anggota Dewan Penasihat Presiden (Wantimpres) Indonesia.
Baca juga: Profil Rafid Ihsan Lubis, Pemilik Yayasan Daycare Aresha Seorang Hakim, Harta Kekayaan Rp 301 Juta
Kini, ia justru menyandang posisi Komisaris Utama atau Komut PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Setelah kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter di Bekasi, Said Aqil Siroj muncul.
Ia datang menjenguk korban kecelakaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (28/4/2026).
Dari sana, diketahui bahwa Said Aqil Siroj ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT KAI.
Baca juga: Profil Natasya Ulibasa Palasa, Putri Indonesia Sumatera Utara Berpengalaman di UNICEF
Lantas, seperti apa profil dan perjalanan kariernya?
Profil Said Aqil Siroj
Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, yang juga kerap ditulis Said Aqil Siroj, merupakan salah satu tokoh ulama Indonesia yang memiliki pengaruh besar di tanah air.
Lahir di Desa Kempek, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, pada 3 Juli 1953, ia tumbuh dalam lingkungan keluarga pesantren yang kuat.
Baca juga: Profil Nazlatan Ukhra Kasuba, Anak Koruptor Disorot Usai Kritik Gubernur Malut Sherly Tjoanda
Ayahnya, KH. Aqil Siradj, adalah pendiri Pondok Pesantren Kempek, sehingga sejak kecil Said Aqil telah akrab dengan tradisi keilmuan Islam yang kental.
Latar belakang ini membentuk karakter dan pandangan keagamaannya yang khas, mengakar pada tradisi, namun tetap terbuka terhadap perkembangan zaman.
Perjalanan pendidikannya dimulai dari pesantren, termasuk Kempek Cirebon, Lirboyo Kediri, hingga Krapyak Yogyakarta.
Baca juga: Profil Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, Mantan Rektor Unimed Meninggal Dunia pada Usia 64 Tahun
Dari sana, ia kemudian melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi, baik di Indonesia maupun di Timur Tengah, termasuk di Mekkah.
Kombinasi pendidikan tradisional dan akademik modern menjadikannya seorang cendekiawan Muslim yang memiliki kedalaman ilmu sekaligus kemampuan membaca realitas sosial.
Ia pun dikenal aktif menulis dan mengkaji berbagai isu keislaman, mulai dari fiqh, hadis, hingga peran Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca juga: Profil Kabupaten Labuhanbatu yang Jadi Sorotan Usai Viralnya Lagu Siti Mawarni
Nama Said Aqil Siradj semakin dikenal luas ketika ia menapaki karier panjang di tubuh Nahdlatul Ulama (NU).
Ia pernah menjabat sebagai Katib ‘Aam PBNU pada 1998–1999, kemudian menjadi Rais Syuriah PBNU pada periode 1999–2004.
Puncaknya, ia dipercaya menjadi Ketua Umum PBNU selama dua periode, yakni 2010–2015 dan 2015–2020.
Dalam kepemimpinannya, NU semakin aktif menggaungkan konsep Islam Nusantara, sebuah pendekatan Islam yang menekankan nilai toleransi, keberagaman, dan kearifan lokal.
Baca juga: Profil dan Biodata Khalid Basalamah, Ustaz yang Kembalikan Rp 8,4 M ke KPK
Gagasannya ini turut memperkuat posisi NU sebagai organisasi Islam yang moderat dan inklusif di tengah dinamika global.
Di luar organisasi, Said Aqil Siroj juga dikenal sebagai akademisi yang aktif mengajar dan berbicara di berbagai forum.
Ia pernah menjadi dosen dan direktur pascasarjana di sejumlah perguruan tinggi Islam, seperti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Universitas Islam Malang.
Selain itu, ia juga dipercaya memimpin Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon sebagai rektor, memperkuat kontribusinya dalam dunia pendidikan tinggi.
Baca juga: Profil Kiesha Alvaro, Pemeran Film Tumbal Proyek dari Artis Cilik ke Layar Lebar
Perannya sebagai intelektual publik membuatnya kerap menjadi rujukan dalam diskusi keislaman, kebangsaan, dan dialog antarumat beragama.
Kiprah Said Aqil tidak berhenti di ranah keagamaan dan akademik.
Pada tahun 2021, ia ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), sebuah posisi strategis yang menunjukkan kepercayaan negara terhadap kapasitas kepemimpinannya.
Penunjukan ini menjadi bukti bahwa sosok ulama juga dapat berperan luas dalam sektor publik dan korporasi, tanpa meninggalkan nilai-nilai yang dipegangnya.
Baca juga: Profil Pantas Maruba Lumbantobing, Wakil Wali Kota Sibolga yang Diperiksa Polda Sumut Punya 3 Kapal
Dengan perjalanan panjang yang sarat pengalaman, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj dikenal sebagai figur yang mampu menjembatani tradisi dan modernitas.
Ia tidak hanya berdiri sebagai ulama, tetapi juga sebagai pemikir dan pemimpin yang berusaha menghadirkan Islam yang damai, toleran, dan relevan dengan tantangan zaman.
Harta Kekayaan Said Aqil Siroj
Said Aqil Siroj tercatat punya harta kekayaan mencapai Rp 45 miliar.
Baca juga: Profil Brigjen Pol Purn Raziman Tarigan Gerneng, Eks Wadankor Brimob Meninggal Kecelakaan Misterius
Laporam harta kekayaan itu masih termuat di laman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bila melihat website KPK, laporan harta kekayaan Said Aqil Siroj terakhir kali diupdate pada 16 Maret 2025 untuk periodik 2024.
Harta kekayan itu terdiri dari tanah, bangunan dan juga kendaraan.
Namun, harta kekayaan Said Aqil Siroj itu menanjak dari laporan tahun sebelumnya.
Baca juga: SOSOK Anita Palupy Indahsari, S.Pd, Kepala Sekolah Daycare Little Aresha Disorot Kasus Penganiayaan
Pada laporan 30 Maret 2023, saat dirinya masih menjabat sebagai anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI, harta kekayaannya mencapai Rp.34.136.313.274.
Setelahnya, hartanya terus naik.
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 17.908.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 1.460 m2/420 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 10.950.000.000
Baca juga: Profil Letjen TNI Djon Afriandi, Panglima Komando Pasukan Khusus, Lulusan Terbaik Akmil 1995
2. Tanah dan Bangunan Seluas 745 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 5.587.500.000
3. Tanah Seluas 1.114 m2 di KAB / KOTA CIREBON, HASIL SENDIRI Rp. 180.500.000
4. Tanah Seluas 4.095 m2 di KAB / KOTA CIREBON, HASIL SENDIRI Rp. 235.000.000
5. Tanah Seluas 3.967 m2 di KAB / KOTA CIREBON, HASIL SENDIRI Rp. 209.000.000
6. Tanah Seluas 4.575 m2 di KAB / KOTA CIREBON, HASIL SENDIRI Rp. 216.000.000
Baca juga: Profil Feby Belinda, Istri Ahmad Sahroni yang Aktif di Lembaga ACS
7. Tanah Seluas 3.563 m2 di KAB / KOTA CIREBON, HASIL SENDIRI Rp. 220.000.000
8. Tanah Seluas 3.620 m2 di KAB / KOTA CIREBON, HASIL SENDIRI Rp. 310.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 1.922.600.000
1. MOBIL, MERCEDES BENZ E400 Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp. 780.000.000 2024
2. MOBIL, TOYOTA ALPHARD 2.5 G AT Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 864.000.000
3. MOBIL, TOYOTA RUSH Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 278.600.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp.---
D. SURAT BERHARGA Rp.---
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 25.679.204.610
F. HARTA LAINNYA Rp.---
Sub Total Rp. 45.509.804.610
III.HUTANG Rp.---
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 45.509.804.610
Biodata Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj (Said Aqil Siroj):
-
Nama lengkap: Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A.
-
Nama lain: Said Aqil Siroj
-
Tempat, tanggal lahir: Kempek, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, 3 Juli 1953
-
Kewarganegaraan: Indonesia
-
Orang tua: KH. Aqil Siradj dan Afifah Harun
-
Latar belakang keluarga: Keluarga pesantren (ayah pendiri Pondok Pesantren Kempek)
-
Gelar akademik: Profesor, Doktor, Magister (ilmu keislaman)
-
Pendidikan pesantren: Kempek Cirebon, Lirboyo Kediri, Krapyak Yogyakarta
-
Pendidikan lanjutan: Indonesia dan Timur Tengah (termasuk Mekkah)
-
Bidang keilmuan: Fiqh, hadis, pemikiran Islam
-
Karier di NU:
-
Wakil Katib ‘Aam PBNU
-
Katib ‘Aam PBNU (1998–1999)
-
Rais Syuriah PBNU (1999–2004)
-
Ketua PBNU (2004–2010)
-
Ketua Umum PBNU (2010–2015, 2015–2020)
-
Mustasyar PBNU (penasihat)
-
-
Karier akademik:
-
Dosen dan Direktur Pascasarjana di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta & UNISMA Malang
-
Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon
-
-
Jabatan lain: Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak 2021
(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Said-Aqil-Siroj-Komisaris-Utama-PT-KAI.jpg)