Sinopsis Film
Sinopsis Film Mercy, Thriller Fiksi Ilmiah Tentang Keadilan dan Kecanggihan AI
Mercy (2026) adalah film thriller fiksi ilmiah yang menegangkan disutradarai oleh Timur Bekmambetov.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- Film Mercy (2026) merupakan thriller fiksi ilmiah garapan sutradara Timur Bekmambetov, dibintangi Chris Pratt sebagai detektif LAPD Chris Raven
- Berlatar Los Angeles tahun 2029, film ini mengisahkan Raven yang harus membuktikan ketidakbersalahannya dalam waktu 90 menit sebelum dieksekusi oleh sistem AI bernama Mercy
- Visual futuristik, panggung 3D/IMAX, dan musik Ramin Djawadi mendapat pujian kritikus karena berhasil membangun ketegangan sepanjang film
TRIBUN-MEDAN.COM,- Mercy (2026) adalah film thriller fiksi ilmiah yang menegangkan disutradarai oleh Timur Bekmambetov, dibintangi oleh Chris Pratt sebagai detektif LAPD Chris Raven.
Dalam film ini, Chris menghadapi persidangan berisiko tinggi di masa depan yang didominasi oleh keadilan berbasis AI.
Baca juga: Sinopsis Film Unexpected Family, Dibintangi Jackie Chan yang Bikin Meneteskan Air Mata
Film ini menuai pujian atas visual futuristiknya yang memukau, terutama adegan panggung 3D dan IMAX yang intens, serta skor Ramin Djawadi yang menambah ketegangan.
Chris Pratt unggul dalam peran ganda sebagai pahlawan aksi dan korban sistem, sementara Rebecca Ferguson mencuri perhatian sebagai AI tanpa emosi yang manipulatif.
Baca juga: Sinopsis Film Alas Roban, Kisah Dendam Arwah Penasaran
Kritikus memuji premis provokatif tentang ketergantungan berlebihan pada AI di era modern, meski beberapa menyoroti plot twist akhir yang agak prediktabel.
Secara keseluruhan, Mercy jadi tontonan wajib bagi penggemar thriller sci-fi, dengan rating awal di Rotten Tomatoes mencerminkan antusiasme penonton pasca-premiere 19 Januari 2026. Rilis luas dimulai 21 Januari 2026 di bioskop Indonesia, termasuk Cinepolis.
Baca juga: Sinopsis dan Spoiler Film 28 Years Later: The Bone Temple yang Makin Seru
Sinopsis Mercy
Di Los Angeles tahun 2029, sistem periklanan telah sepenuhnya digantikan oleh kecerdasan buatan canggih bernama Mercy, yang menggabungkan peran hakim, juri, dan algojo tanpa campur tangan manusia.
Baca juga: Sinopsis Drama China Cinta Tersembunyi yang Kini Tayang di Trans 7
Detektif Chris Raven (Chris Pratt) terbangun keterikatan di Mercy Chair, sebuah kursi eksekusi berteknologi tinggi, setelah dibunuh istrinya, Nicole (Annabelle Wallis).
Ia hanya punya waktu 90 menit untuk membuktikan ketidakbersalahannya kepada Hakim Maddox (Rebecca Ferguson), AI impiannya sendiri yang pernah ia bantu kembangkan, sebelum eksekusi otomatis dijalankan jika probabilitas kesalahan melebihi 92 persen.
Raven berjuang mengakses bukti digital secara real-time: rekaman CCTV, body cam polisi, riwayat ponsel, media sosial, hingga data cloud pribadi.
Baca juga: Sinopsis The Housemaid, Film Thriller Psikologis Penuh Misteri
Semua diproses oleh Maddox untuk menghitung kemungkinan bersalahnya, sementara Raven berusaha merekonstruksi malam kejadian, mengungkap motif tersembunyi, dan mencari pembunuh sebenarnya di tengah tekanan waktu yang mencekam.
Konflik memuncak saat Raven menyadari ketimpangan antara logika dingin mesin dan nuansa emosional manusia, menyimpulkan apakah keadilan benar-benar buta atau justru dibutakan oleh data.
Lalu, mampukah Raven menang dan bertahan dalam kondisi tersebut?
(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/film-Mercy-2026.jpg)