Korban Longsor di Batangtoru

Pencarian Jasad Ibu dan Anak Korban Longsor di Batangtoru, Begini Harapan Keluarga

Proses evakuasi.pencarian jasad ibu dan anak korban longsor di Wek 1, Batangtoru, Tapanuli Selatan, akhirnya dimulai, Selasa (19/5/2026). 

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
LONGSOR - Proses pencarian jasad ibu dan anak korban longsor di Wek 1, Batangtoru, Tapanuli Selatan, Selasa (19/5/2026). 

Sariman sebagai anak sulung pergi ke belakang rumah untuk memperbaiki arah air agar tak lagi masuk ke rumah.

"Abang duluan yang pergi ke belakang rumah lalu ibu menyusul. Air sudah masuk rumah karena hujannya lebat. Aku tadi masih lihat abang naik, dia pakai baju hitam," ujar anak korban, Viki Gulo.

Suara gemuruh

Sekitar 15 menit berada di belakang rumah, suara gemuruh seperti pohon tumbang mendadak terdengar dari arah belakang. Ternyata, longsor sudah terjadi.

"Aku lihat sudah longsor. Batu yang ada di atas sudah ikut longsor. Kupangggil-panggil ibu dan abang, gak ada balasan," ujar Viki.

Harapan ibu dan abangnya masih selamat dalam kejadian ini menipis, mengingat hingga dua jam sejak kejadian, keduanya belum pulang ke rumah.

"Ini sudah kelamaaan. Kalaulah mereka masih selamat dari kejadian longsor, mama dan abang pasti sudah pulang," jelasnya.

Istri korban histeris

Mawarni Gea, istri Sariman Gulo yang belakangan sampai ke rumah mendadak histeris mengetahui suami dan ibu mertuanya tertimbun longsor.

Ia histeris lalu berusaha pergi ke belakang rumah untuk mencari suami dan ibu mertuanya, namun niat itu ditahan oleh adik dan warga.

"Tenangkan dulu. Jangan pergi ke sana, takutnya ada longsor susulan lagi," ujar Viki.

Mawarni memang sempat mengurungkan niatnya pergi belakang rumah, namun ia masih meraung-raung.

Kejadian serupa 21 tahun lalu

Longsor menimpa keluarga Yasine Gulo dan putranya, lebih dulu merenggut nyawa suami dan putrinya pada 2005 lalu. Saat itu, longsor sampai masuk ke dalam rumah.

"Suami dan putri dari korban sudah pernah menjadi korban longsor. Kejadiannya 2005 lalu. Ini kejadian kedua. Keduanya tewas karena longsor sampai masuk rumah," ujar Kepala Lingkungan II, Wek 1, Batangtoru, Asmara Budi Daulay.

(ase/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved