Tapanuli Selatan Terkini

Bupati Gus Irawan Gandeng Bank Sumut demi Lepaskan Warga Tapsel dari Pinjaman Berbunga Tinggi

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan menggandeng Bank Sumut demi melepaskan rakyatnya dari jebakan pemberi dana berbunga tinggi.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Gubernur Sumut Bobby Nasution didampingi Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, Komisaris Utama Bank Sumut Firsal Dida Mutyara (paling kiri) dan Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah (paling kanan) memberikan keterangan kepada media, akhir pekan lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, TAPSEL - Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan menggandeng Bank Sumut demi melepaskan rakyatnya dari jebakan pemberi dana berbunga tinggi.

Selama ini beberapa warga mencari modal usaha dengan memanfaatkan rentenir atau lembaga pembiayaan lain berbunga tinggi.

Oleh sebab itu, Gus Irawan sudah beberapa kali bertemu dengan Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah untuk mencari solusi atas persoalan ini.

Menurut Bupati Tapsel, upaya untuk memberdayakan warga dengan program pembiayaan yang terukur merupakan bagian dari strategi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dengan kolaborasi Sumut berkah.

Dia mengatakan salah satu problem keuangan yang menjerat para usaha mikro kecil menengah adalah jerat rentenir atau pinjaman berbunga tinggi dalam berbagai bentuk. 

“Masa iya warga harus membayar bunga hingga 24 persen atau bahkan 28 persen setahun dari uang yang mereka pinjam. Ini saya kira terlalu tinggi,” katanya, Kamis (16/4/2026).

Dijelaskan Gus Irawan, Gubernur seringkali meminta kepala daerah di bawahnya mencermati problem di masyarakat kemudian mengatasinya. Terutama dalam mendorong perekonomian warga. 

Selain itu Gubernur juga sempat menyoroti bahwa hanya 7,7 persen usaha mikro kecil menengah di Sumut yang memiliki akses ke perbankan. 

“Kita paham bagaimana Pak Gubernur mendorong pemberdayaan masyarakat dan menyelesaikan persoalan yang ada di bawah,” kata Gus Irawan Pasaribu.

Untuk melonggarkan beban itu, Gus Irawan Pasaribu mengaku sudah berdiskusi langsung dengan Dirut Bank Sumut untuk mengatasinya.

“Jadi kalau selama ini ada warga Tapsel yang terjebak dengan bunga kredit tinggi atau kemudian yang selama ini merasa bahwa kredit mekar pun membebani, nanti bisa dialihkan ke Bank Sumut,” jelasnya.

Metode penyelesaian, kata Gus Irawan, sudah disiapkan Bank Sumut. Apalagi, kata dia, Pemkab Tapsel sangat komit membantu memajukan usaha mikro kecil dan menengah serta transparansi sektor keuangan di Tapsel. 

“Jadi sebelumnya kita sudah bekerjasama dengan Bank Sumut dalam cash management system. Ini kita menyasar langsung ke masyarakat agar jebakan bunga tinggi bisa dilepaskan terutama para korban bencana yang kehilangan usaha,” pungkasnya.

Respons Dirut Bank Sumut

Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah mengatakan,  pihaknya sudah mempersiapkan berbagai langkah. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved