PSMS Medan
Eko Purdjianto Minta Maaf Gagal Persembahkan Kemenangan di HUT PSMS Medan ke-76
PSMS Medan meraih hasil imbang 1-1 kontra Adhyaksa FC Banten pada lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tensi pertandingan tak kunjung surut, di menit ke-74 kembali terjadi benturan di dalam kotak penalti Ayam Kinantan.
Terjadi kontak antara Gunandi dan Kim Jeung Ho dengan Adilson yang sedang melakukan serangan.
Wasit Sance kembali harus melakukan Check VAR. Keputusan Check VAR itu pun berpihak untuk Adhyaksa FC Banten.
Sance menunjuk titik putih di menit ke-76.
Makan Konate yang turun sebagai eksekutor berhasil menjebol jala gawang Gunandi, sekaligus mengubah papan skor menjadi 1-1 di menit ke-80.
Setelah gol penyeimbang itu, Eko Purdjianto menarik keluar Dani Saputra, digantikan Zaki Ali.
Pada menit ke-86 PSMS Medan mendapatkan peluang tendangan bebas di sisi kiri kotak penalti, setelah Qadri dijatuhkan oleh pemain Adhyaksa FC.
Arif turun sebagai algojo, mendistribusikan bola ke tiang jauh, dan langsung disundul oleh Kim Jeung Ho.
Namun tandukannya tak mengarah ke gawang.
Banyaknya insiden yang menyita waktu, membuat wasit Sance memberikan 8 menit waktu tambahan.
Pertambahan waktu itu dimanfaatkan Eko Purdjianto guna mengubah strategi. Tiga pemain sekaligus, Rudiyana, Budhiar dan Adlin masuk menggantikan Felipe, Qadri dan Nazar.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor bertahan 1-1.
Usai laga, Pelatih Kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto meminta maaf atas hasil kurang memuaskan pada pertandingan tersebut.
Ia mengakui, pihaknya mengapungkan harapan kemenangan sebagai kado ulang tahun PSMS Medan ke-76.
"Kita syukuri (hasil) pemain sudah maksimal memberikan yang terbaik. Tapi Kami memohon maaf sekali lagi belum bisa mempersembahkan kemenangan. Karena kemarin kita janji mempersembahkan yang terbaik di ulang tahun PSMS Medan," ujar Eko kepada awak media.
Pada laga ini, penjaga gawang PSMS Medan Gunandi menjalani debutnya.
Ia tampil menggantikan peran Reky Rahayu yang diganjar kartu merah langsung di awal babak kedua.
Eko menilai debut Gunandi cukup bagus, apalagi harus bermain dalam pertandingan yang memiliki atmosfer tinggi.
"Ya debut dia bagus. Pengalaman pertama dia di atmosfer seperti itu, dia harus memaksimalkan pertandingan dengan defisit satu poin juga tadi dan pertandingan tadi tidak mengecewakan," ungkapnya.
Senada dengan Eko Purdjianto, Kapten PSMS Medan Erwin Gutawa mengaku kecewa dengan hasil tersebut.
Namun, diakuinya seluruh pemain sudah berjuang maksimal, terutama saat kalah jumlah pemain di awal babak kedua.
"Kalau kita bicara hasil, memang kurang memuaskan. Tapi kita seluruh pemain sudah berjuang, inilah PSMS Medan yang sebenarnya. Dimana kita bertarung tidak mau kalah," ungkapnya.
(cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Keluar dari Zona Degradasi, PSMS Penentuan Nasib Adhyaksa Promosi ke Liga 1 |
|
|---|
| PSMS Medan U-19 Kalah 1-2 dari Persipura U-19, Peluang Lolos Fase Grup Kandas |
|
|---|
| Pemain PSMS Medan dalam Kondisi Prima Jelang Lawan Adhyaksa FC |
|
|---|
| Debut Aji Riduan di PSMS U-19 Langsung Hadapi Persipura U-19, Targetkan Kemenangan |
|
|---|
| Kas Hartadi Mundur dari PSMS Medan U-19 ke PSIS Semarang, Begini Kata Fendi Jonathan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Selebrasi-pesepakbola-PSMS-Medan-seusai-mencetak-gol-ke-gawang-Adhyaksa-FC.jpg)